Jumat, Februari 27, 2026

Pidato Terakhir di Wisuda, Rektor USK Ajak Mahasiswa Tingkatkan Kepedulian Sosial

BANDA ACEH – Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) Prof. Dr. Ir. Marwan menyampaikan pidato terakhirnya dalam Sidang Terbuka Senat Wisuda ke-168 yang digelar di Gedung AAC Prof. Dr. Dayan Dawood, Darussalam, Rabu, 25 Februari 2026. Dalam kesempatan itu, ia mengajak para lulusan meningkatkan kepedulian sosial di tengah tantangan global yang semakin kompleks.

Pada periode November 2025 hingga Januari 2026, USK melepas 1.683 lulusan dari berbagai jenjang pendidikan, mulai Diploma, Sarjana, Sarjana Terapan, Profesi, Spesialis, Magister, hingga Doktor. Sebanyak 864 wisudawan dikukuhkan pada hari tersebut, sementara 819 lainnya telah diwisuda sehari sebelumnya. Dari total lulusan, 434 orang meraih predikat pujian (cumlaude). Dengan tambahan ini, jumlah alumni USK tercatat mencapai 172.240 orang.

Wisuda kali ini menjadi momen perpisahan bagi Marwan sebagai rektor. Dalam sambutannya, ia menyampaikan terima kasih kepada sivitas akademika, pemerintah, mitra, dan masyarakat yang selama ini berkontribusi dalam pengembangan kampus.

Baca juga:  Animo Tinggi, UIN Ar-Raniry Tambah Paket Iftar Jadi 2.500 per Hari

“Wisuda ke-168 ini bukan hanya momentum kebahagiaan bagi para lulusan, tetapi juga menjadi momen refleksi dan perpisahan bagi saya sebagai Rektor. Saya bangga pernah menjadi bagian dari perjalanan besar universitas ini,” kata Marwan.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada orang tua dan wali wisudawan atas kepercayaan yang diberikan kepada universitas dalam mendidik putra-putri mereka.

Dalam pidatonya, Marwan menyoroti tantangan global seperti perkembangan teknologi digital dan kecerdasan artifisial, serta dinamika politik dan ekonomi dunia. Menurut dia, dunia kerja kini tidak hanya menuntut kompetensi akademik, tetapi juga kreativitas, ketangguhan, kemampuan beradaptasi, dan karakter yang kuat.

“Perubahan adalah keniscayaan. Namun peluang akan selalu terbuka bagi mereka yang mau terus belajar, beradaptasi, dan tidak mudah menyerah,” ujarnya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya kepedulian sosial. Marwan menyinggung bencana banjir hidrometeorologi akibat Siklon Senyar yang melanda Aceh. Dalam situasi tersebut, USK membentuk satuan tugas lintas fakultas, menyediakan layanan kesehatan dan dukungan psikososial, melaksanakan KKN Tematik Kebencanaan, serta memberikan keringanan Uang Kuliah Tunggal bagi 3.706 mahasiswa terdampak.

Baca juga:  Animo Tinggi, UIN Ar-Raniry Tambah Paket Iftar Jadi 2.500 per Hari

Menurut dia, peran aktif universitas dalam membantu masyarakat harus menjadi teladan bagi para lulusan bahwa ilmu pengetahuan tidak hanya untuk keberhasilan pribadi, tetapi juga untuk memberi manfaat bagi sesama.

Wisuda ke-168 ini juga diikuti 17 mahasiswa internasional, terdiri atas 16 mahasiswa asal Thailand dan satu mahasiswa asal Palestina.

Menutup pidatonya, Marwan berpesan agar para wisudawan menjaga nama baik almamater dan memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat.

“Selamat atas pencapaian Saudara hari ini. Jadikan ilmu yang telah diperoleh sebagai jalan pengabdian untuk membangun bangsa dan kemanusiaan,” kata dia. []

Berita Populer

Berita Terkait