ACEH BESAR – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Aceh Besar menyalurkan santunan kepada 578 anak yatim dan penyandang disabilitas dalam rangka menyemarakkan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas 1448 Hijriah. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Peaceful Muharam yang digagas Kementerian Agama RI.
Penyaluran santunan dilakukan secara simbolis oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar, H. Saifuddin, SE, didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag Aceh Besar, Hj. Yasmiadar, SE, di Kompleks MTsN 8 Aceh Besar, Cot Gue, Kamis (25/6/2026).
Saifuddin mengatakan anak yatim dan penyandang disabilitas merupakan kelompok yang harus senantiasa mendapat perhatian dan kepedulian bersama.
“Mereka adalah amanah bagi kita semua. Memberikan perhatian kepada mereka bukan hanya kewajiban sosial, tetapi juga ibadah yang memiliki nilai luar biasa di sisi Allah SWT,” ujar Saifuddin.
Sebanyak 578 penerima santunan tersebut terdiri atas 42 penyandang disabilitas dan selebihnya anak yatim, piatu, serta yatim piatu yang berasal dari madrasah negeri dan swasta di Aceh Besar, mulai dari jenjang MI, MTs, hingga MA.
Total santunan yang terkumpul mencapai Rp173,4 juta. Dana tersebut dihimpun dari sumbangan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar, meliputi guru madrasah, pegawai kantor kementerian, pegawai Kantor Urusan Agama (KUA), serta tenaga kependidikan di madrasah.
Yahwa, sapaan akrab Saifuddin, menambahkan bahwa kegiatan santunan ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga merupakan bentuk nyata kehadiran Kementerian Agama dalam memperkuat solidaritas sosial dan kepedulian terhadap kelompok rentan.
“Bulan Muharram ini dikenal sebagai bulan yatim. Seperti kata Menteri Agama tadi, ini diharapkan menjadi tradisi baru bagi kita, memperingati 10 Muharram dengan membebaskan anak-anak yatim dari berbagai kesulitan hidup,” ujarnya.
Peaceful Muharam tahun ini memberi perhatian pada berbagai isu yang dekat dengan kehidupan masyarakat, seperti penguatan ketahanan keluarga, literasi keagamaan, kepedulian terhadap anak yatim dan penyandang disabilitas, pengembangan ekonomi umat, serta gerakan peduli lingkungan berbasis nilai-nilai keagamaan.
Sejalan dengan arahan Menteri Agama, Nasaruddin Umar, rangkaian Peaceful Muharam 1448 H diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat wajah agama yang menghadirkan kedamaian, memperluas kemanfaatan sosial, dan memperkokoh persaudaraan kebangsaan.
Acara Lebaran Yatim turut dihadiri Kasubbag Tata Usaha Azzahri, Kasi Pendidikan Madrasah Suryadi, Kasi Pendidikan Agama Islam Muhammad, Kasi PD Pontren Ikhram, Penyelenggara Zawa Munandar, Ketua UPZ Saiful Amri, Kasi Datun yang mewakili Kajari Aceh Besar, Kapolsek Darul Imarah yang mewakili Kapolres Aceh Besar, serta sejumlah undangan lainnya. []


