BANDA ACEH – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), mencopot Alhudri dari jabatan Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh dan menunjukkan Muhammad Nasir Syamaun. Nasir yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh kini mengemban tugas baru menggantikan Alhudri yang baru sebulan menjabat.
Prosesi penunjukan M Nasir berlangsung di Meuligoe Gubernur Aceh pada Senin (17/3/2025) dan dihadiri oleh seluruh Kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA).
Usai prosesi penyerahan SK, Mualem berpesan kepada Plt Sekda dan seluruh kepala SKPA untuk bekerja maksimal demi kepentingan masyarakat Aceh.
“Ingat, kinerja kita adalah untuk masyarakat. Ini tanggung jawab bersama. Saya harap semua bekerja dengan baik dan memberikan yang terbaik bagi rakyat Aceh,” tegas Mualem.
Dalam arahannya, Mualem juga meminta para kepala SKPA untuk mendukung upaya pemerintah dalam menarik investor ke Aceh.
“Alhamdulillah, saat ini sudah ada sejumlah pihak yang berkomitmen untuk berinvestasi di Aceh. Saya selalu memberikan tiga jaminan kepada calon investor, yaitu keamanan, kenyamanan, dan administrasi yang mudah. Jika tiga hal ini bisa kita jaga, maka akan semakin banyak investor yang masuk ke Aceh,” ujarnya.
Mualem juga berpesan kepada M Nasir agar menjalankan amanah ini dengan baik. “Selamat bertugas, Pak Nasir. Jaga amanah ini dan berikan yang terbaik untuk Aceh,” katanya.
Sementara itu, Plt Sekda Aceh, M Nasir Syamaun, menegaskan kesiapannya menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya demi mendukung kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh.
“Ini adalah amanah yang harus dijalankan sebaik-baiknya. Insya Allah, saya akan bekerja keras untuk melakukan pembenahan administrasi serta mendukung program kerja Pak Muzakir Manaf dan Pak Fadhlullah,” ujar Nasir.
Dia juga menyoroti perlunya percepatan dalam beberapa sektor, terutama terkait realisasi anggaran dan program kerja yang harus selaras dengan visi-misi gubernur dan wakil gubernur terpilih.
“Beberapa waktu lalu ada penyesuaian terhadap program 2025 agar selaras dengan visi-misi kepemimpinan saat ini. Sekarang, semua sudah disesuaikan, dan kita harus mempercepat realisasinya karena ada batasan waktu yang harus dikejar. Realisasi APBA harus segera dipercepat,” tegasnya. []


