JAKARTA – Pelaku perjalanan asing di Korea Selatan kini dapat mengakses sejumlah layanan digital dan sistem pembayaran tanpa memerlukan nomor telepon lokal. Kemudahan ini disediakan melalui layanan digital dari operator platform internet Naver sejak Kamis (4/6/2026), dengan menggunakan paspor sebagai alat verifikasi identitas.
Inovasi ini diluncurkan untuk mengatasi kendala yang selama ini kerap dialami wisatawan jangka pendek dalam mengakses layanan digital di Negeri Ginseng.
Sebelumnya, banyak layanan daring di Korea Selatan mensyaratkan verifikasi menggunakan nomor telepon lokal, sehingga menyulitkan pelaku perjalanan asing. “Verifikasi paspor dikembangkan untuk membantu lebih banyak wisatawan asing menikmati pengalaman perjalanan yang nyaman dan memuaskan di Korea,” ujar perwakilan Naver, dilansir dari The Korea Times, Sabtu (13/6/2026).
Turis asing lebih mudah akses layanan digital
Melalui sistem baru ini, pemegang paspor yang diterbitkan di luar Korea Selatan dapat melakukan verifikasi identitas langsung melalui ponsel pintar. Setelah proses autentikasi selesai, pengguna dapat mengakses berbagai layanan seperti pencarian lokasi, navigasi, reservasi restoran, hingga pembayaran digital.

Proses verifikasi tersebut dirancang agar dapat dilakukan tanpa perlu membeli nomor telepon lokal atau menghubungi layanan pelanggan. Sistem ini juga dilengkapi beberapa tahapan pemeriksaan identitas untuk meningkatkan keamanan dan keandalan layanan.
“Kami akan secara bertahap memperluas jangkauan layanan yang mendukung verifikasi paspor serta meningkatkan dukungan bahasa agar lebih banyak pengguna di seluruh dunia dapat menggunakan Naver dengan aman dan nyaman,” ujar pihak Naver.
Kerja sama dengan Korea Tourism Organization
Kemudahan bagi wisatawan asing tidak hanya terbatas pada layanan peta dan navigasi. Naver juga berencana memperluas ekosistem layanannya melalui kerja sama dengan Korea Tourism Organization, dilansir dari Seoul Economic Daily, Sabtu (13/6/2026).
Melalui terminal pembayaran terpadu yang ditempatkan di berbagai destinasi wisata, restoran, dan bandara, pelaku perjalanan asing dapat melakukan transaksi dengan beragam metode pembayaran. Metode tersebut meliputi kartu non-tunai, kode QR, serta teknologi near-field communication (NFC), yaitu sistem pembayaran nirsentuh yang memungkinkan pengguna cukup menempelkan atau mendekatkan ponsel ke perangkat pembayaran.
Selain itu, fitur lain yang turut membantu wisatawan adalah penerjemahan otomatis ulasan pengguna lokal ke dalam bahasa Inggris, Mandarin, dan Jepang. Dengan fitur ini, pelaku perjalanan asing dapat lebih mudah menemukan restoran, kafe, dan destinasi wisata yang sesuai dengan kebutuhan mereka. []


