SIGLI — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengucurkan bantuan senilai Rp 2 miliar untuk penyediaan daging meugang bagi keluarga korban banjir di Kabupaten Pidie. Bantuan tersebut direalisasikan dalam bentuk pembelian 119 ekor sapi.
Bantuan ini mengacu pada Surat Menteri Dalam Negeri Nomor 400.6/848/SJ tertanggal 12 Februari 2026 Prabowo Kucurkan Rp2 Miliar untuk Bantuan Daging Meugang Korban Banjir Pidie penggunaan bantuan Presiden untuk meugang menjelang Ramadan 1447 Hijriah.
“Pemerintah Kabupaten Pidie telah membelanjakan 119 ekor sapi dari total bantuan Presiden sebesar Rp 2 miliar,” kata Wakil Bupati Pidie Alzaizi, Selasa (17/2/2026).
Alzaizi mengatakan, bantuan daging meugang tersebut diperuntukkan bagi 5.547 keluarga yang terdampak banjir pada akhir November 2025. Mereka tersebar di delapan kecamatan.
Rinciannya, sebanyak 1.461 kepala keluarga berada di Kecamatan Kembang Tanjong, 1.615 kepala keluarga di Kecamatan Mutiara Timur, dan 1.843 kepala keluarga di Kecamatan Mutiara.
Selanjutnya, 118 kepala keluarga di Kecamatan Tangse, 156 kepala keluarga di Kecamatan Glumpang Baro, dan 348 kepala keluarga di Kecamatan Simpang Tiga. Adapun di Kecamatan Pidie terdapat enam kepala keluarga terdampak, serta dua kepala keluarga di Kecamatan Keumala.
“Total penerima bantuan berasal dari delapan kecamatan yang mencakup 59 gampong,” ujar Alzaizi.
Dia menambahkan, pendistribusian 119 ekor sapi dilakukan melalui unsur Muspika kecamatan terdampak. Rinciannya, 31 ekor sapi untuk Kecamatan Kembang Tanjong, 39 ekor untuk Kecamatan Mutiara, tiga ekor untuk Kecamatan Tangse, tujuh ekor untuk Kecamatan Keumala, empat ekor untuk Kecamatan Glumpang Baro, serta 31 ekor untuk Kecamatan Mutiara Timur, Pidie, dan Keumala.
Sesuai kesepakatan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Pidie, penerima bantuan daging meugang adalah keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan ringan, sedang, maupun berat akibat banjir.
Menurut Alzaizi, pendataan penerima bantuan dilakukan berdasarkan laporan tertulis para keuchik dan telah disahkan oleh Muspika setempat. Warga yang namanya tercantum dalam daftar penerima akan memperoleh kupon dari keuchik masing-masing.
“Kupon tersebut dapat ditukarkan dengan daging meugang di titik distribusi yang telah ditentukan pada hari meugang pertama, Selasa, 17 Februari 2026,” kata dia. []


