KOTA JANTHO — Kepedulian terhadap masyarakat yang berada dalam kondisi rentan kembali ditunjukkan Ketua Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kabupaten Aceh Besar, Hj. Rita Mayasari.
Bersama Wakil Ketua TP PKK Aceh Besar, Hj. Nurul Fazli, S.Ag., Rita menyambangi kediaman keluarga M. Nasir Amin (68) dan Radhiah Daud (57) di Perumahan IOM, Gampong Teureubeh, Kecamatan Kota Jantho, Kamis (17/9/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari perhatian TP PKK Aceh Besar terhadap masyarakat yang membutuhkan dukungan, khususnya keluarga kurang mampu yang sedang menghadapi persoalan kesehatan dan keterbatasan ekonomi.
Menyusuri rumah sederhana tempat keluarga tersebut menjalani kehidupan sehari-hari, Rita Mayasari melihat secara langsung kondisi yang dihadapi M. Nasir bersama keluarganya.
Di usia yang tidak lagi muda, M. Nasir yang sebelumnya bekerja sebagai buruh tani harian lepas kini tidak mampu lagi mencari nafkah seperti dahulu karena faktor usia dan keterbatasan fisik.
Sementara sang istri, Radhiah Daud, lebih banyak berada di rumah untuk mengurus kebutuhan keluarga. Dalam kondisi ekonomi yang terbatas, keluarga tersebut juga harus menghadapi persoalan kesehatan yang dialami salah seorang anggota keluarga, Rahmatika (26).
Menurut penuturan sang ibunda, Rahmatika telah mengalami gangguan kesehatan yang diduga akibat kekurangan kalsium berat sejak sekitar dua tahun terakhir berdasarkan diagnosis RS Satelit Meuraxa.
Kondisi tersebut membuat keluarga harus memberikan perhatian lebih terhadap kebutuhan pengobatan dan perawatan Rahmatika di rumah.
Di sisi lain, keluarga M. Nasir juga masih berupaya memenuhi kebutuhan pendidikan putri bungsunya, Intan Maisarah. Keterbatasan ekonomi membuat keluarga harus membagi kemampuan yang ada untuk memenuhi kebutuhan kesehatan sekaligus memastikan pendidikan anak tetap berjalan.
Perjuangan Rahmatika mendapatkan penanganan medis juga sebelumnya mendapat perhatian dari lingkungan sekitar. Menurut penuturan Radhiah, Ketua RT setempat mengambil inisiatif membantu Rahmatika agar memperoleh perawatan di rumah sakit.
Dalam kunjungan tersebut, Rita Mayasari bersama Hj. Nurul Fazli berkesempatan melihat langsung kondisi keluarga sekaligus mendengarkan kebutuhan dan persoalan yang mereka hadapi.
Kehadiran jajaran TP PKK di tengah keluarga tersebut menjadi wujud perhatian sekaligus upaya memahami kondisi masyarakat secara lebih dekat.
Rita Mayasari mengatakan kepedulian terhadap warga yang berada dalam kondisi rentan perlu dibangun secara bersama-sama. Menurutnya, kehadiran langsung di tengah masyarakat penting agar berbagai kebutuhan yang dihadapi keluarga dapat dipahami lebih utuh.
“Mudah-mudahan dengan kepedulian bersama, ada dukungan yang dapat diberikan, sehingga keluarga yang sedang menghadapi kesulitan tidak merasa sendiri,” ujar Rita didampingi wakil Ketua TP PKK.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara TP PKK, pemerintah daerah, perangkat gampong dan berbagai pihak dalam membantu masyarakat, terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar yang berkaitan dengan kesehatan dan kesejahteraan.
Melalui kunjungan tersebut, TP PKK Aceh Besar terus mendorong kepedulian sosial yang tidak berhenti pada perhatian sesaat, tetapi dapat berkembang menjadi dukungan yang berkelanjutan bagi keluarga-keluarga yang membutuhkan.
Bagi keluarga M. Nasir, kehadiran Ketua TP PKK Aceh Besar membawa pesan penguat dan semangat bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi keterbatasan.
Perhatian yang hadir langsung di tengah keluarga diharapkan mampu menumbuhkan semangat untuk terus berjuang, menjalani pengobatan, mempertahankan pendidikan anak, dan menatap hari-hari mendatang dengan harapan yang lebih baik.[]


