Ketua DPRK Aceh Besar Minta Setiap Rupiah yang Dikeluarkan Harus Bermanfaat Bagi Rakyat

ACEH BESAR – Ketua DPRK Ceh Besar Abdul Mucthi S.I.Kom meminta agar setiap rupiah yang dikeluarkan oleh pemerintah dari Anggaran Pemembangunan dan Belanja Daerah (APBD) harus memiliki multipliyer efect bagi perekonomian masyarakat Aceh Besar.

“Setiap rupiah yang dibelanjakan pemerintah, harus bermanfaat bagi masyarakat Aceh Besar,” pinta Abdul Mucthi, dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2027 yang digelar Bappeda Aceh Besar di Aula BGTK, Lubok, Ingin Jaya (31/3/2026).

Ia juga mengingatkan Pemerintah, agar RKPD tahun 2037 tidak tidak terjebak pada penyerapan anggaran yang tinggi, namun lupa akan persoalan krusial seperti penurunan angka kemiskinan dan pengangguran.

“Kita jangan hanya terjebak pada penyerapan anggaran yang tinggi, namun lupa akan persoalan krusial seperti penurunan angka kemiskinan dan pengangguran,” tegasnya.

Baca juga:  ASN Wajib WFH Setiap Jumat Mulai 1 April, Ini Sektor yang Dikecualikan

Musrenbang tersebut dibuka oleh Wakil Bupati Aceh Besar, dalam sambutannya dikatakan arah kebijakan pembangunan tahun 2027 tertuang kedalam empat prioritas pembangunan RKPD, yaitu Peningkatan tata kelola pemerintah dan pelayanan publik; Penurunan angka kemiskinan dan persentase stunting. Penguatan ekonomi dan pendapatan masyarakat, serta Peningkatan infrastruktur serta peningkatan konektivitas.

“Kami berharap adanya komitmen bersama secara kesinambungan dan terbangun ya konsistensi pada pelaksanaan dokumen perencanaan ini,” katanya.

Ia meminta agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah dapat merespon dan memperhatikan secara baik semua penyampaian masalah dari musrenbang gampong dan kecamatan sehingga bisa dirancang kedalam sebuah kebijakan teknis yang efektif dan efisien sesuai kapasitas dan kemampuan keuangan daerah.

Baca juga:  Sekda Aceh Kumpulkan 15 SKPA Tindaklanjuti Hasil Monev TKD 2026

“Dari Musrenbang Gampong yang diputuskan ditingkat Kecamatan saat itu, kami berharap agar diperhatikan, agar bisa dirancang kedalam sebuah kebijakan teknis yang efektif dan efisien, dan tentunya sesuai kapasitas dan kemampuan keuangan daerah,” terangnya.

Untuk mendukung terwujudnya program yang sinergitas untuk mendukung Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati Aceh Besar, Bappeda Aceh Besar menghadirkan para pakar sebagai pembicara pada Musrenbang, antara lain Guru Besar Pertanian Nasional, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah JakartaProf. Dr. Achmad Tjachja Nugraha, MP., PIA., CFrA., CACP. Kemudian (Plt) Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Aceh saat ini adalah Ir. Azanuddin Kurnia, SP, MP, IPU, ASEAN Eng serta Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah Bappeda Aceh, Muhajir ST, MT. []

Berita Populer

Berita Terkait