Kamis, Maret 12, 2026

Jelang Lebaran, Indosat Perkuat Jaringan di Aceh dan Hadirkan Program Surau Berdaya

JAKARTA – Indosat Ooredoo Hutchison memastikan jaringan telekomunikasi di Provinsi Aceh tetap aman dan stabil selama Ramadhan hingga Idulfitri 1447 Hijriah. Selain menjaga kualitas konektivitas, perusahaan juga menghadirkan dampak sosial melalui program Surau Berdaya sebagai bagian dari komitmen #LebihBaikIndosat.

Hal itu disampaikan dalam kegiatan “Ekspedisi Jaringan Andal #LebihBaikIndosat” yang dilakukan dari Medan menuju Aceh Tamiang untuk memastikan langsung performa jaringan di sepanjang jalur non-tol dan tol, serta sejumlah titik keramaian di Aceh Tamiang, terutama meunasah atau surau yang menjadi tempat berkumpul masyarakat pascabencana banjir Desember tahun lalu.

Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan pengalaman digital pelanggan tetap stabil pada momen Ramadan dan Idulfitri.

Ramadan sendiri menjadi salah satu periode dengan lonjakan trafik data yang tinggi, khususnya menjelang waktu berbuka hingga malam hari. Aktivitas seperti video call, streaming, media sosial, transaksi digital, hingga akses layanan keagamaan mengalami peningkatan signifikan.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Indosat melakukan penguatan kapasitas jaringan serta optimalisasi layanan berbasis analisis trafik Artificial Intelligence (AI) secara real-time.

Baca juga:  Mahasiswa UBBG Kembangkan Mini Garden Pascabanjir di Pidie, Target Panen Sebelum Idul Fitri

EVP – Head of Circle Sumatra Indosat Ooredoo Hutchison, Agus Sulistio, mengatakan masyarakat sangat bergantung pada koneksi internet selama Ramadan untuk menjaga komunikasi dan menjalankan aktivitas digital.

“Di momen Ramadan, masyarakat mengandalkan koneksi untuk menjaga silaturahmi dan menjalankan aktivitas digital sehari-hari. Melalui analisis trafik berbasis AI, kami dapat memantau pergerakan beban jaringan secara lebih akurat dan real-time, sehingga penguatan kapasitas dapat dilakukan tepat di titik yang dibutuhkan. Di Provinsi Aceh, kami telah berhasil memulihkan lebih dari 800 BTS yang terdampak bencana dan saat ini 100% BTS Indosat sudah kembali beroperasi,” kata Agus.

Sebagai bagian dari kesiapan menghadapi Ramadan dan Lebaran, Indosat melakukan sejumlah langkah, antara lain monitoring jaringan selama 24 jam setiap hari selama periode Ramadan hingga Lebaran, penguatan kapasitas di site prioritas dan jalur mobilitas masyarakat, pengerahan BTS bergerak di titik dengan lonjakan trafik tinggi, serta optimalisasi berbasis analisis data AI untuk menjaga stabilitas dan kecepatan akses.

Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat Aceh Tamiang tetap dapat melakukan panggilan telepon, berkirim pesan, melakukan transaksi digital, serta mengakses berbagai layanan daring tanpa hambatan.

Baca juga:  Viral Lele Mentah di Menu MBG, BGN: Itu untuk Digoreng saat Berbuka Puasa

Selain menghadirkan konektivitas yang andal, Indosat juga menegaskan komitmennya melalui program Surau Kita Berdaya yang dilaksanakan di 13 surau yang tersebar di Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Pidie Jaya, dan sejumlah wilayah terdampak lainnya.

Salah satu meunasah di Aceh Tamiang, yaitu Mushola Al-Ikhlas, direnovasi oleh Indosat. Mushola tersebut dapat menampung sekitar 500 jamaah dan juga menjadi tempat penampungan masyarakat saat terjadi bencana.

Program ini merupakan bagian dari pilar kepedulian sosial dalam kampanye #LebihBaikIndosat, yang menghadirkan dukungan fasilitas serta penguatan aktivitas produktif masyarakat di sekitar rumah ibadah.

Melalui Surau Kita Berdaya, Indosat ingin memastikan bahwa konektivitas tidak hanya menghadirkan pengalaman digital yang lancar, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Dengan kesiapan jaringan berbasis AI dan inisiatif sosial yang berkelanjutan, Indosat menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan yang relevan, andal, dan bermakna bagi masyarakat Indonesia. []

Berita Populer

Berita Terkait