BANDA ACEH – Mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) kembali mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Tim NERA, yang merupakan kolaborasi mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) dan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) USK, berhasil meraih Silver Medal pada ajang World Young Inventors Exhibition (WYIE) 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia, 18-20 Mei 2026.
Inovasi yang diusung adalah Natural Mouth Spray anti-sariawan berbahan dasar ekstrak daun sirih (Piper betle L.) dan lidah buaya (Aloe vera). Produk ini menggabungkan kekuatan antibakteri alami dengan sifat penyembuhan luka yang efektif dan praktis digunakan, menjadikannya alternatif herbal yang aman bagi masyarakat.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USK, Dr. Rina Suryani Oktari, S.Kep., M.Si., FRSPH, menyampaikan apresiasi mendalam atas pencapaian ini. Menurutnya, prestasi di tingkat global merupakan bukti bahwa mahasiswa USK memiliki daya saing dan kepekaan dalam menciptakan solusi kesehatan berbasis riset.
“Pencapaian tim NERA di Malaysia ini adalah energi positif bagi universitas. Kami di pimpinan akan terus mendorong mahasiswa untuk tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berani menjadi problem solver yang inovatif bagi tantangan di masyarakat,” ujar Dr. Rina.
Nadya Putri Seraja, salah satu perwakilan tim NERA, mengungkapkan bahwa perjalanan meraih medali perak ini tidaklah mudah. Mereka harus bersaing dengan inventor dari berbagai negara maju seperti Korea Selatan dan Arab Saudi, mulai dari seleksi abstrak hingga presentasi langsung di depan juri internasional di KLCC.
“Kami ingin membuktikan bahwa bahan alami seperti daun sirih bisa dikemas secara modern dan diterima di level global. Kemenangan ini kami dedikasikan untuk almamater dan seluruh pihak yang telah mendukung riset kami dari awal,” ungkap Nadya.
Selain Nadya, tim ini beranggotakan Fazhira Suci Ramadhani, Putri Taqiyyah, dan Alia Kamila Fitri dari Pendidikan Dokter, serta Ayu Latifa Naziah dan Intan Nazila Catalya dari Pendidikan Dokter Gigi. Keberhasilan mereka juga tak lepas dari bimbingan intensif Dr. Suryawati, apt., S.Si., M.Sc.
Prestasi medali perak di ajang WYIE 2026 ini membuktikan bahwa karya orisinal mahasiswa USK mampu berdiri sejajar dengan inovasi dunia dan diharapkan dapat segera dikembangkan lebih lanjut agar manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat luas.[]


