Hubungan Prabowo dan Dasco Renggang, Pintu Masuk Aktor Lama Kuasai Inkredibilitas

JAKARTA – Pernyataan kontroversi Rocky Gerung yang menyatakan Prabowo Subianto sulit untuk bertahan sampai 2029 sepertinya benar-benar akan terjadi.

Informasi beredar dari kalangan aktivis Jakarta yang dekat dengan lingkar istana menyebut, Prabowo dengan Sufmi Dasco sedang renggang.
“Prabowo katanya lagi renggang hubungannya dengang Dasco,” kata narasumber, pada 7 April 2026.
Renggangnya Dasco dan Prabowo disebutnya akan menjadi pintu awal bagi sejumlah kelompok yang memiliki kepentingan menguasai keaadaan.
Bahkan ia tak ragu bahwa Jokowi dan Jusuf Kalla akan menjadi aktor atau tokoh yang memainkan inkredibelitas pemerintahan Prabowo Subianto.
Apakah ini kegelisahannya hanya keresahan tanpa dasar fundamental?
Belakangan, berita pun mengabarkan manuver Anies Baswedan yang datang ke halal bi halal Demokrat.
Kemudian muncul Jusuf Kalla sebagai pengkritik kebijakan pemerintah dalam polemik perang Timur Tengah serta pelaporannya terhadap Rismon Sianipar.

Lalu pertemuan Joko Widodo dengan Dubes Iran serta pertemuan Dubes Iran dengan Jusuf Kalla juga pertemuan Dubes Iran dan Megawati.

Sejumlah kalangan pun menilai yang rasanya kian memperkeruh politik tanah air. Pemerintahan Prabowo Subianto tidak lagi merepresentasikan kepentingan rakyat.

Indikasinya dimulai dari Prabowo yang mempertahan MBG meski mekanisme distribusinya menjadi sarang baru tipikor.

Belum lagi perihal HAM, sampai saat ini penyelesaian kasus aktivis KontraS Andrie Yunus masih samar.

Baca juga:  Sapa Jemaat Gereja St. Yoseph, Kapolda Sumsel Ajak Gotong Royong Jaga Kamtibmas Bumi Sriwijaya

Lalu Prabowo dinilai, tidak merepresentasikan penduduk Indonesia karena masuk BOP dan terang-terangan mengutuk serangan Iran tapi mendukung kemerdekaan Israel yang bertolak belakang dengan undang-undang.

Mampukah Prabowo bersikap humanis dan mempertahankan pemerintahannya tanpa pertumpahan darah? Atau justru bertindak gentleman seperti Gus Dur ketika sejumlah elemen tidak lagi mendukungnya?***.[]

Berita Populer

Berita Terkait