Honda latih pekerja kebun sawit cara berkendara yang aman

ACEH BARAT – Kondisi jalan tanah dan material batu pasir yang belum tersentuh aspal telah menjadi bagian dari rutinitas para pekerja di sektor perkebunan. Selain dituntut menjaga kondisi fisik agar tetap prima, para pekerja juga diwajibkan menggunakan perlengkapan keselamatan seperti helm, pakaian lengan panjang, dan sepatu bot saat berkendara di lingkungan kerja maupun di sekitar tempat tinggal.

Hal tersebut disampaikan Irwanto selaku PIC S.H.E (Safety, Health & Environment) PT Karya Tanah Subur (KTS), perusahaan perkebunan kelapa sawit yang tergabung dalam Astra Group di wilayah Aceh Barat.

Idul Adha 1447 H

Ia menjelaskan, program pelatihan dan sosialisasi keselamatan berkendara menjadi materi wajib yang diberikan secara berkala setiap tahun kepada seluruh karyawan. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi perusahaan guna mencegah terjadinya kecelakaan kerja yang dapat berdampak pada menurunnya produktivitas pekerja dan kerugian perusahaan.

Baca juga:  Penyeberangan Jakarta-Malahayati Segera Beroperasi, Pangkas Biaya Tinggi dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Kegiatan pelatihan yang berlangsung pada 21 Mei 2026 tersebut digelar di ruang training dan area halaman kebun PT Karya Tanah Subur, Aceh Barat. Dalam pelaksanaannya, perusahaan menghadirkan tim instruktur Safety Riding dari Capella Honda yang selama ini menjadi mitra dalam pelatihan keselamatan berkendara di berbagai kalangan masyarakat.

Sebanyak 30 orang perwakilan mandor kebun dari masing-masing afdeling mengikuti program pelatihan tersebut. Para peserta diharapkan dapat menjadi agen keselamatan internal yang nantinya memberikan edukasi kepada para pekerja dan pemanen mengenai pentingnya berkendara aman saat menggunakan sepeda motor maupun peralatan kerja dalam proses perawatan dan panen kebun.

Koordinator Instruktur Safety Riding Capella Honda, Reza Novendri, mengatakan bahwa kecelakaan pada dasarnya dapat dicegah apabila setiap pengendara memiliki sensitivitas terhadap potensi bahaya serta kesiapan sebelum berkendara. Oleh karena itu, pihaknya memberikan materi pelatihan bertema “Cari Aman – Kontrol Emosi” agar peserta mampu tetap fokus dan tidak gegabah dalam mengambil keputusan saat berkendara.

Baca juga:  Revisi UU Polri Ubah Batas Usia Pensiun Polisi, Menkum: Demi Keadilan

Selain mendapatkan pembekalan teori, peserta juga mengikuti sesi praktik seperti teknik pengereman, menjaga keseimbangan, hingga manuver berbelok. Mereka turut mencoba Honda Riding Trainer (HRT), simulator berkendara virtual milik Honda yang dirancang untuk melatih kemampuan prediksi bahaya saat berkendara secara aman.

Manajemen perusahaan berharap melalui kegiatan ini seluruh peserta semakin meningkatkan kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri maupun orang lain saat berkendara, baik di lingkungan kerja maupun di jalan raya.[]

Berita Populer

Berita Terkait