Data Korban Bencana Aceh Tamiang Tembus 75 Ribu Jiwa, Verifikasi Terus Dilakukan

ACEH TAMIANG – Empat bulan pascabencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang, proses pendataan dan penyaluran bantuan kepada korban masih terus berlangsung. Hingga kini, jumlah warga terdampak yang telah terdata dalam SK BNBA (Surat Keputusan By Name By Address) mencapai 75.088 jiwa.

Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tamiang, Iman Suhery, menjelaskan perkembangan terbaru pendataan tersebut melalui video berdurasi 3 menit 58 detik yang diterima ORINEWS.id pada Minggu (29/3). Ia menegaskan seluruh data yang masuk telah melalui proses verifikasi dan validasi (verval) di lapangan sesuai indikator dampak bencana.

“Di Aceh Tamiang terdapat 75.088 data SK BNBA yang sudah diverifikasi dan divalidasi di lapangan,” ujar Iman.

Meski demikian, dari total data tersebut, penetapan melalui Surat Keputusan (SK) baru dilakukan dalam tiga tahap. Pada tahap pertama tercatat sebanyak 7.737 jiwa yang tersebar di delapan kecamatan. Tahap kedua mencakup 5.954 jiwa di empat kecamatan. Sementara tahap ketiga berjumlah 22.250 jiwa dan telah diterbitkan sebelum Hari Raya Idul Fitri.

Baca juga:  Bayi yang Ditemukan Warga di Masjid Leupe Lamno, Aceh Jaya, Mendapat Bantuan Dari Kapolda Aceh

“Jadi total dari tiga tahapan yang sudah ada mencapai 35.941 jiwa,” kata Iman.

Ia menambahkan, saat ini tim di lapangan yang terdiri dari koordinator, kompilator, reanimator, serta perangkat kampung masih bekerja untuk menyelesaikan pendataan tahap keempat. Pendataan tersebut ditargetkan rampung pada Senin.

Iman juga menjelaskan terkait adanya “data kotor”, yakni data ganda dalam satu keluarga atau kepemilikan rumah yang tercatat lebih dari satu.

“Dan nantinya akan ada data kotor. Data kotor ini adalah yang posisinya satu KK ada lima yang masuk atau data ganda. Dalam artian rumahnya ada tiga sampai lima, tetap satu yang masuk,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa data kotor tersebut tetap akan ditampilkan sebagai bagian dari transparansi. Nantinya, seluruh data akan diserahkan kepada perangkat kampung untuk dilakukan pengecekan kembali hingga dinyatakan valid.

Baca juga:  UIN Ar-Raniry Peringkat 2 Nasional, Ungguli Kampus Top di Riset Hukum

“Nah nantinya data kotor ini juga akan kami tampilkan, jadi total dari seluruh SK BNBA yang ada ini nanti akan balance. Kami akan berikan data ini kepada perangkat kampung masing-masing untuk dicek nantinya pada saat sudah clear 75.088. Ini yang mana data SK tahap satu, dua, tiga dan empat serta data kotornya itu akan kami sampaikan,” kata Iman.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk bersabar menunggu proses pendataan selesai, termasuk penerbitan SK tahap keempat yang nantinya akan disalurkan kepada masyarakat bersama data kotor tersebut.

Menanggapi warga yang belum terdata atau belum menerima bantuan, Iman memastikan hal tersebut akan ditinjau lebih lanjut.

“Nanti akan dilihatkan,” ujarnya singkat.

Ia kembali menegaskan bahwa proses pendataan ditargetkan rampung pada Senin, 30 Maret 2026.

“Insya Allah sampai hari Senin kelar,” tutupnya. []

Berita Populer

Berita Terkait