BANDA ACEH — PT Capella Dinamik Nusantara (Capella Honda) memastikan seluruh dealer resmi Honda di Aceh tidak menjual sepeda motor yang terdampak banjir. Perusahaan menegaskan hanya unit baru yang dipasarkan kepada konsumen di tengah pemulihan pasca bencana banjir di sejumlah wilayah Aceh.
Direktur Marketing Capella Honda, Johnny Chandra, mengatakan seluruh unit sepeda motor yang sempat terendam banjir telah ditarik dari jaringan distribusi dan diproses melalui mekanisme asuransi sesuai ketentuan perusahaan. Capella Honda, kata dia, juga telah menyiapkan pengiriman stok unit baru ke seluruh wilayah Aceh.
“Kami memastikan seluruh sepeda motor yang dijual di dealer resmi Honda adalah 100 persen unit baru. Tidak ada satu pun unit terdampak banjir yang dipasarkan. Konsumen tidak perlu khawatir menerima motor rekondisi pasca banjir,” ujar Johnny, Jumat, 24 Desember 2025.
Selain memastikan kualitas produk, Capella Honda juga menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak banjir di Kabupaten Aceh Timur dan Aceh Tamiang. Sejak awal bencana, perusahaan menurunkan tim ke lapangan untuk membagikan bantuan sembako serta menyiapkan distribusi air bersih, terutama di wilayah Karang Baru, Aceh Tamiang.
Perusahaan juga menggelar layanan servis gratis bagi sepeda motor milik warga terdampak banjir di sejumlah titik. Program ini ditujukan agar kendaraan tetap dapat digunakan untuk menunjang aktivitas masyarakat.
Kepala Wilayah Capella Honda Aceh, Hermawan Kunhardi, mengatakan konsumen menjadi prioritas utama perusahaan, khususnya dalam situasi pemulihan pasca bencana. Menurut dia, sepeda motor memiliki peran penting sebagai sarana mobilitas dan pendukung aktivitas ekonomi warga.
“Sepeda motor sangat dibutuhkan masyarakat untuk bekerja dan berusaha. Kami berharap dukungan ini dapat membantu masyarakat kembali beraktivitas dan mendorong pemulihan ekonomi lokal,” kata Hermawan.
Capella Honda menyatakan akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait serta memantau perkembangan di lapangan guna memastikan layanan kepada konsumen tetap berjalan optimal selama masa pemulihan pasca banjir. []


