BANDA ACEH – Bank Syariah Indonesia (BSI) mencatat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp3,98 triliun kepada 49.735 penerima di Aceh sepanjang 2024. Capaian ini melampaui target yang ditetapkan yakni Rp3,1 triliun.
“BSI terus berkomitmen untuk mendorong pembangunan ekonomi di Provinsi Aceh, terutama di sektor UMKM, baik dari segi pengembangan maupun pembiayaan kredit usaha mikro,” ujar Regional CEO BSI Aceh, Wachjono, Ahad (16/2/2025).
Dia menambahkan BSI siap mendukung Pemerintah Provinsi (Pemprov) Aceh dalam mengembangkan ekonomi melalui penyediaan layanan keuangan syariah yang terintegrasi, pemberdayaan UMKM, serta penguatan ekosistem ekonomi berbasis syariah di Aceh.
BSI juga terus berupaya meningkatkan fasilitas layanan keuangan syariah guna mendukung perekonomian daerah sekaligus memberdayakan masyarakat.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pertumbuhan UMKM, BSI memberikan perhatian khusus dengan menghadirkan program pengembangan di UMKM Center. Program ini tidak hanya menyediakan fasilitas pembiayaan, tetapi juga pelatihan dan pendampingan rutin agar UMKM dapat naik kelas.
Selain itu, BSI mendorong anak muda untuk menjadi entrepreneur melalui program Aceh Muslimpreneur. Program ini merupakan kompetisi yang bertujuan mengembangkan ide bisnis, memperluas jaringan, dan membangun komunitas pengusaha muslim di Aceh.
“Inisiatif ini diharapkan menjadi gerbang awal dalam menyiapkan wirausaha muda di Aceh agar mampu bersaing dan berdaya. Pada 2024, tercatat sebanyak 10.400 wirausaha baru yang diharapkan dapat membantu meningkatkan perekonomian di Aceh,” tutupnya. []


