Belum Puas Berprestasi, Veddriq Leonardo Incar Emas Panjat Tebing Asian Games 2026

JAKARTA – Peraih medali emas Olimpiade, Veddriq Leonardo, mengaku belum puas untuk terus menorehkan prestasi di cabang olahraga (cabor) panjat tebing. Terbaru, Veddriq mengincar medali emas pada Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, mendatang.

“Kalau saya target pribadi ya pasti pengin medali emas di Asian Games, mewakili Indonesia di kategori speed,” ungkap Veddriq dalam acara “Tim Indonesia Day: Menjaga Merah Putih” di Lippo Mall Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (29/8) sore.

Selain mengharumkan nama bangsa, target emas ini juga lantaran dirinya belum meraih emas Asian Games di nomor perorangan. Perolehan terbaik Veddriq untuk nomor perorangan yaitu medali perunggu pada Asian Games 2022 di Hangzhou, Tiongkok.

Baca juga:  Redmi Note 17 Pro Max 5G dengan Baterai 10.000 mAh, Cocok untuk Pemakaian Seharian?

Meski demikian, atlet asal Pontianak ini pernah meraih emas dan perak Asian Games di nomor speed relay beregu, masing-masing pada edisi 2018 dan 2022.

Sekalipun sudah meraih emas Olimpiade, Veddriq mengaku akan terus berjuang meraih prestasi demi mengibarkan Merah Putih. Menurut Veddriq, belum ada kata puas baginya untuk meraih prestasi.

“Selama masih bisa berprestasi dan dengan kondisi yang ideal, saya akan usahakan,” sebutnya.

Veddriq mengungkap tak ada latihan khusus dalam persiapan Asian Games ini, melainkan latihan sebagaimana yang biasa dia lakukan bersama rekan-rekannya. Namun saat ini latihan yang dilakukan lebih membangun ke teknik dan banyak pengulangan agar pemanjatan yang dilakukan bisa lebih halus, rapi, dan konsisten.

Baca juga:  Kapolri Ajak Garda Satya NKRI Jadi Relawan Penanggulangan Bencana

“Kalau kendala saat latihan tidak ada. Mungkin dari proses berlatih kami sedikit lebih menjaga performa, karena ada risiko cedera, apalagi menjelang Asian Games ini, jadi agak riskan,” jelas pria 29 tahun ini.

Adapun lawan terberat dalam Asian Games ini menurut Veddriq yaitu Jepang sebagai tuan rumah dan juga Tiongkok yang dianggapnya paling dominan dalam cabor ini.

“Itu salah satu saingan terberat untuk Indonesia,” tegasnya.[]

Berita Populer

Berita Terkait