KUALA SIMPANG — Tim Badak 19 menyalurkan paket bantuan berisi logistik kebutuhan pokok hingga Al Quran kepada warga terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Minggu, 21 Desember 2025. Bantuan disalurkan ke sejumlah kampung yang dinilai masih minim distribusi.
Koordinator Badak 19, Mirza Inanda Putra, mengatakan tim harus menempuh medan sulit untuk memastikan bantuan tiba langsung ke tangan warga. “Kami menggunakan satu sepeda motor untuk menjangkau kampung-kampung di wilayah pelosok agar bantuan tepat sasaran,” kata Mirza.
Tim sempat menyisir wilayah Lintang Bawah, namun setelah pengecekan lapangan, distribusi bantuan di kawasan itu dinilai sudah cukup merata. Relawan kemudian bergerak mencari lokasi lain dengan kebutuhan lebih mendesak. Dalam perjalanan, tim menghadapi kendala jaringan komunikasi, jalan sempit dan berlumpur, serta kemacetan panjang.
Sekitar pukul 17.00 WIB, relawan memperoleh informasi bahwa Kampung Durian, Kecamatan Rantau, masih minim bantuan. Tim tiba di lokasi sekitar pukul 18.00 WIB dan diarahkan warga melewati jalur sempit yang masih berlumpur. Mengingat waktu menjelang magrib, relawan langsung menurunkan bantuan.
Paket bantuan yang disalurkan meliputi beras, mi instan, air mineral, obat-obatan, popok bayi, pakaian layak pakai, serta Al Quran. “Puluhan warga sudah menunggu. Alhamdulillah bantuan tersalurkan dan sangat dibutuhkan,” ujar Mirza.
Warga Kampung Durian, Hendra Syahputra, menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut. “Selain kebutuhan pokok, kami juga menerima obat-obatan dan Al Quran. Ini sangat berarti bagi kami,” katanya.
Usai penyaluran di Kecamatan Rantau, tim Badak-19 kembali bergerak ke satu titik lain sebelum kembali ke posko pada malam hari. Keesokan harinya, Senin, 22 Desember 2025, relawan melanjutkan distribusi bantuan tahap kedua ke Gampong Meudang Ara dan Desa Alur Bemban, Kecamatan Karang Baru, serta Kecamatan Tualang Cut.
“Selain di Aceh Tamiang, kami juga menyalurkan bantuan ke Kota Langsa dan Lhoksukon, Aceh Utara,” kata Mirza.
Juru bicara Badak 19, Ikhsan, mengapresiasi peran relawan dan donatur. Dia menyebut seluruh bantuan tersalurkan berkat dukungan banyak pihak. “Semoga bantuan ini membawa manfaat dan menjadi amal bagi semua yang terlibat,” ujarnya.
Badak-19 merupakan komunitas jurnalis yang bergerak di bidang kepedulian lingkungan dan kemanusiaan. []


