JAKARTA – Pakistan kini mengambil peran penting sebagai mediator dalam upaya mempertemukan Amerika Serikat (AS) dan Iran di meja perundingan guna mengakhiri konflik yang tengah berlangsung.
Mengutip AP, Jumat (10/4/2026), pembicaraan dijadwalkan berlangsung di Islamabad, setelah kedua negara menyepakati gencatan senjata sementara selama 14 hari. Pemerintah Pakistan meningkatkan pengamanan di ibu kota menjelang kedatangan delegasi dari kedua pihak.
Perdana Menteri Shehbaz Sharif bersama Menteri Luar Negeri Ishaq Dar dan Kepala Angkatan Darat Asim Munir aktif menjalin komunikasi dengan para pemimpin dunia, menegaskan posisi Islamabad sebagai jembatan diplomasi.
Peran Pakistan dinilai strategis karena memiliki hubungan baik dengan Washington dan Teheran, serta kepentingan langsung terhadap stabilitas kawasan.
Sebelumnya, Islamabad juga berperan dalam menyampaikan proposal awal dari AS kepada Iran sebagai bagian dari diplomasi tidak langsung.


