JAKARTA – Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok kembali melontarkan kritik keras terkait kondisi politik dan pemerintahan di Indonesia.
Dalam sebuah Podcasr bersama Mahfud MD di Ruang Sahabat Youtube Mahfud MD Official, mantan Gubernur DKI Jakarta itu menilai ada pola kekuasaan yang membuat rakyat sulit berkembang.
Ahok menyampaikan pandangannya secara terbuka ketika membahas persoalan pendidikan dan kesejahteraan.
Tak hanya itu saja kebijakan pemerintah pun yang dinilai belum sepenuhnya mendorong kemajuan masyarakat.
Ia bahkan menyinggung sikap elite kekuasaan yang menurutnya sering kali terlalu percaya diri dan tidak mau menerima kritik.
“Saya pikir yang berkuasa ini terlalu sombong dan angkuh,” kata Ahok dikutip Pojoksatu.id dari YT Mahfud MD Official
Menurutnya, masalah besar dalam pemerintahan bukan sekadar kebijakan yang kurang tepat, tetapi juga cara berpikir sebagian penguasa yang merasa selalu benar.
Ahok kemudian melontarkan pernyataan yang cukup keras terkait kondisi tersebut. Ia menilai ada pola yang membuat rakyat tetap berada dalam kondisi sulit.
“Lu semua bikin bodoh, bikin lu miskin. Makin bodoh, makin miskin kau makin berkuasa,” ujarnya.
Pernyataan itu muncul ketika diskusi menyinggung soal kualitas pendidikan dan akses informasi masyarakat.
Ahok menilai pendidikan yang kuat dan akses teknologi yang luas seharusnya menjadi prioritas agar masyarakat bisa berkembang.
Ia mencontohkan bagaimana akses teknologi dan internet dapat membuka kesempatan besar bagi generasi muda untuk belajar dari berbagai sumber di dunia.
Namun jika akses tersebut tidak dimaksimalkan, masyarakat justru akan tertinggal dan sulit bersaing.
Ahok juga menilai bahwa rakyat sebenarnya memiliki potensi besar untuk berkembang.
Namun tanpa sistem yang mendukung, peluang tersebut sering kali tidak dimanfaatkan secara maksimal. []


