Bea Cukai Lhokseumawe Perkuat Pendampingan Industri Hasil Tembakau Lewat Customs Visit Customer di Bireuen

BIREUEN — Dalam upaya memperkuat komunikasi dan pendampingan terhadap pelaku usaha, Bea Cukai Lhokseumawe melaksanakan kegiatan Customs Visit Customer (CVC) ke pabrik rokok PT Aceh Ladang Donya di Desa Alue Rambong, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Senin (11/05/2026).

Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Bea Cukai Lhokseumawe, Bambang Sutarjo, didampingi Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan, Vicky Fadian, serta Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan, M. Syahputra. Rombongan diterima oleh perwakilan PT Aceh Ladang Donya, Alfarizi.

Kegiatan CVC ini menjadi bagian dari strategi penguatan sinergi antara Bea Cukai dan pelaku industri hasil tembakau, khususnya dalam menciptakan iklim usaha yang sehat, patuh, dan kompetitif. Selain sebagai sarana silaturahmi kelembagaan, kunjungan tersebut juga dimanfaatkan untuk memperoleh masukan langsung dari pengguna jasa terkait pelayanan kepabeanan dan cukai di lapangan.

Baca juga:  Iran Tolak Usulan Damai AS, Sebut Tuntutan Terlalu Berlebihan

Kepala Kantor Bea Cukai Lhokseumawe, Bambang Sutarjo, menyampaikan bahwa pendekatan komunikasi yang aktif dengan pelaku usaha menjadi faktor penting dalam menjaga kepatuhan sekaligus mendukung keberlangsungan industri legal di daerah.

“Melalui Customs Visit Customer, kami ingin memastikan bahwa komunikasi antara Bea Cukai dan pelaku usaha berjalan efektif. Pendampingan dan asistensi terus kami lakukan agar perusahaan dapat menjalankan usahanya sesuai ketentuan sekaligus tetap produktif dan berkembang,” ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, tim Bea Cukai juga melakukan peninjauan terhadap proses produksi dan penyimpanan barang di area pabrik guna memahami proses bisnis perusahaan secara lebih komprehensif. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesesuaian operasional perusahaan dengan regulasi di bidang cukai dan sebagai bentuk pengawasan preventif terhadap potensi penyalahgunaan.

Baca juga:  Menkes: Kasus Hantavirus di DKI Jakarta Terkendali, Kontak Erat Dipantau 14 Hari

Selain itu, Bea Cukai Lhokseumawe turut membuka ruang diskusi terkait berbagai kendala teknis yang dihadapi perusahaan di lapangan. Pendekatan kolaboratif ini diharapkan mampu menghadirkan solusi yang tepat sekaligus meningkatkan kepatuhan dan kualitas pelayanan kepada pengguna jasa.[]

Berita Populer

Berita Terkait