KOTA JANTHO — Wakil Bupati Aceh Besar, Drs H Syukri A Jalil, menutup kegiatan bimbingan teknis (bimtek) bagi guru pengajar Beut Kitab Bak Sikula, di Aula Disnakertrans Aceh Besar, Kota Jantho, Selasa (5/5/2026).
Kegiatan yang telah dimulai sejak 30 April 2026 itu diikuti oleh ratusan guru dari berbagai sekolah ditingkat dasar (SD) dan tingkat menengah pertama (SMP) di wilayah Aceh Besar, sebagai upaya memperkuat kualitas pembelajaran keagamaan berbasis kitab di lingkungan pendidikan formal.
Pada kesempatan itu, Wabup Syukri menegaskan pentingnya peran guru dalam menjaga serta mentransmisikan nilai-nilai keislaman kepada generasi muda.
“Bimtek ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas para guru pengajar beut kitab bak sikula, sehingga mampu memberikan pemahaman yang lebih baik kepada peserta didik, tidak hanya dari sisi bacaan, tetapi juga pemaknaan isi kitab,” ujarnya.
Ia juga berharap para peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama pelatihan di sekolah masing-masing, sehingga mampu melahirkan generasi yang berakhlak dan memiliki pemahaman agama yang kuat.
“Peran guru sangat penting dalam membentuk karakter anak-anak kita. Karena itu, ilmu yang didapatkan selama bimtek ini harus benar-benar diterapkan secara konsisten,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Aceh Besar, Rahmawati SPd MSi yang juga dipercaya sebagai Plt Kadisdikbud Aceh Besar menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat pendidikan berbasis nilai-nilai keislaman di sekolah.
“Melalui bimtek ini, kami ingin memastikan bahwa para guru memiliki kompetensi yang memadai dalam mengajarkan beut kitab bak sikula, baik dari aspek metodologi maupun pemahaman materi,” pungkas Rahmawati.[]


