DWP UIN Ar-Raniry Hadiri Rakornas Kemenag, Perkuat Peran Perempuan Berbasis Kampus

JAKARTA — Dharma Wanita Persatuan (DWP) UIN Ar-Raniry menghadiri Halalbihalal dan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) DWP Kementerian Agama di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Rabu (15/4/2026). Kehadiran ini menjadi bagian dari upaya memperkuat peran perempuan berbasis kampus dalam agenda pemberdayaan di tingkat nasional.

Ketua DWP UIN Ar-Raniry, Sofiatuddin Syah, hadir bersama sejumlah pengurus. Partisipasi mereka menegaskan komitmen perguruan tinggi keagamaan dalam mendorong kontribusi nyata perempuan, tidak hanya di lingkungan akademik, tetapi juga di tengah masyarakat.

Sofiatuddin Syah menyatakan keikutsertaan DWP UIN Ar-Raniry dalam Rakornas ini menjadi momentum penting untuk memperkuat arah gerakan organisasi di tingkat kampus.

“Rakornas ini memberi ruang bagi kami untuk menyelaraskan program kerja dengan kebijakan pusat, sekaligus memperkuat peran DWP berbasis kampus agar lebih adaptif dan berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.

Baca juga:  Bunda Guru Aceh Semangati Murid SD Negeri Tanah Rata

Forum Rakornas diikuti sekitar 250 peserta dari berbagai daerah dan menjadi ruang konsolidasi organisasi untuk merumuskan arah program ke depan. Bagi DWP UIN Ar-Raniry, momentum ini dimanfaatkan untuk memperkuat jejaring nasional sekaligus menyelaraskan program kerja berbasis kampus dengan kebijakan pusat.

Penasihat DWP Kemenag, Helmi Halimatul Udhmah Nasaruddin Umar, menekankan bahwa perempuan memiliki posisi strategis sebagai penggerak perubahan.

“DWP Kementerian Agama dituntut tidak hanya hadir sebagai organisasi pendamping, tetapi sebagai kekuatan yang memberikan dampak nyata dan pemberdayaan,” ujarnya.

Ketua DWP Kemenag RI, Sinarliati Kamaruddin Amin, menambahkan bahwa organisasi yang dipimpinnya dalam dua tahun terakhir telah menjalankan berbagai program sosial yang menyentuh langsung masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan “Gebyar Ramadan 1447 H” yang mencakup penyaluran puluhan ribu paket sembako, santunan anak yatim, hingga bantuan bagi kelompok rentan.

Baca juga:  Sekjen PP PSM Kukuhkan Kepengurusan Pencak Silat Militer Wilayah Provinsi Aceh.

Ia menyebut Rakornas menjadi momentum untuk mendorong lahirnya program inovatif yang lebih terukur, dengan fokus pada isu-isu strategis seperti literasi digital, kemandirian ekonomi, dan penguatan ketahanan keluarga.

Sementara itu, Menteri Agama Nasaruddin Umar mengingatkan pentingnya integritas perempuan dalam kehidupan berorganisasi dan bermasyarakat. Ia menilai Dharma Wanita memiliki peran penting sebagai wajah keteladanan.

“Ibu-ibu adalah orang-orang terpilih. Jangan sampai kita salah model. Peran Dharma Wanita sangat krusial di tengah masyarakat,” kata Nasaruddin.

Melalui keikutsertaan dalam Rakornas ini, DWP UIN Ar-Raniry diharapkan dapat memperkuat kontribusi perempuan berbasis kampus yang adaptif, kolaboratif, dan berdampak luas, sejalan dengan arah kebijakan pemberdayaan perempuan di lingkungan Kementerian Agama.[]

Berita Populer

Berita Terkait