JAKARTA – Pernyataan kontroversi Rocky Gerung yang menyatakan Prabowo Subianto sulit untuk bertahan sampai 2029 sepertinya benar-benar akan terjadi.
Lalu pertemuan Joko Widodo dengan Dubes Iran serta pertemuan Dubes Iran dengan Jusuf Kalla juga pertemuan Dubes Iran dan Megawati.
Sejumlah kalangan pun menilai yang rasanya kian memperkeruh politik tanah air. Pemerintahan Prabowo Subianto tidak lagi merepresentasikan kepentingan rakyat.
Indikasinya dimulai dari Prabowo yang mempertahan MBG meski mekanisme distribusinya menjadi sarang baru tipikor.
Belum lagi perihal HAM, sampai saat ini penyelesaian kasus aktivis KontraS Andrie Yunus masih samar.
Lalu Prabowo dinilai, tidak merepresentasikan penduduk Indonesia karena masuk BOP dan terang-terangan mengutuk serangan Iran tapi mendukung kemerdekaan Israel yang bertolak belakang dengan undang-undang.
Mampukah Prabowo bersikap humanis dan mempertahankan pemerintahannya tanpa pertumpahan darah? Atau justru bertindak gentleman seperti Gus Dur ketika sejumlah elemen tidak lagi mendukungnya?***.[]


