Sabtu, Februari 21, 2026

Jembatan Darurat Kuta Blang Berlakukan Sistem Buka-Tutup Tiap Satu Jam

BIREUEN — Jembatan darurat Krueng Tingkeum di Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, mulai dioperasikan pada Sabtu, 27 Desember 2025. Penggunaan jembatan diberlakukan dengan sistem buka-tutup setiap satu jam.

Jembatan bailey tersebut menjadi jalur utama penghubung Banda Aceh–Medan setelah jembatan sebelumnya putus akibat banjir pada akhir November 2025.

Juru Bicara Posko Satuan Tugas Penanganan Bencana Aceh, Murthalamuddin, mengatakan pengaturan lalu lintas dilakukan untuk menjaga kelancaran dan keselamatan pengguna jalan.

“Jembatan sudah selesai dan dapat digunakan,” ujarnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bireuen, Fadhli Amir, membantah kabar yang menyebutkan kendaraan minibus dari arah Banda Aceh dilarang melintas. Menurut dia, tidak ada pembatasan bagi kendaraan roda empat.

Baca juga:  Purnawirawan TNI Prihati Pujowaskito Ditunjuk Sebagai Dirut BPJS Kesehatan

“Tidak ada larangan minibus melintas,” kata Fadhli.

Dia menjelaskan, pihaknya hanya mengimbau kendaraan roda empat dari arah Banda Aceh menuju Medan agar menggunakan jalur alternatif Teupin Reudep–Awe Geutah untuk mengurangi kepadatan di jembatan darurat.

Jembatan darurat Krueng Tingkeum memiliki kapasitas beban maksimal 30 ton. Pembangunannya dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum melalui PT Adhi Karya (Persero) dengan dukungan kontraktor lokal PT Krueng Meuh sejak 9 hingga 27 Desember 2025.

Proyek tersebut didampingi Pemerintah Aceh melalui Dinas PUPR dan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), serta mendapat dukungan personel TNI dan Polri. []

Baca juga:  Risalah The Fed Tekan Pasar Kripto, Harga Bitcoin Anjlok

Berita Populer

Berita Terkait