Rabu, Februari 11, 2026

Ini Perkembangan Terkini Akses Jalan ke Bener Meriah dan Aceh Tengah

BANDA ACEH — Pemerintah Aceh menyampaikan perkembangan terbaru kondisi akses jalan menuju Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah pascabencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah. Sejumlah ruas strategis mulai kembali fungsional, meski sebagian lainnya masih dalam penanganan intensif.

Sekretaris Daerah Aceh, M Nasir Syamaun, mengatakan perbaikan dilakukan secara terpadu oleh pemerintah pusat dan daerah melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh.

“Beberapa akses utama sudah bisa dilalui, namun pengguna jalan tetap kami minta berhati-hati karena kondisi belum sepenuhnya normal,” kata Nasir, Ahad (21/12/2025).

Nasir menjelaskan, akses Aceh Utara/Kota Lhokseumawe (KKA)–Bener Meriah saat ini sudah dapat dilalui kendaraan roda dua dan roda empat. Kendati demikian, arus lalu lintas masih terbatas dan pengendara diminta meningkatkan kewaspadaan.

Sementara itu, jalur Bireuen–Bener Meriah masih menghadapi kendala. Kendaraan roda dua dan roda empat baru dapat melintas hingga Jembatan Tenge Besi. Adapun kendaraan penggerak empat roda (4×4) masih memungkinkan melanjutkan perjalanan, namun hanya disarankan bagi pengemudi berpengalaman dan dilengkapi peralatan keselamatan.

“Medannya cukup ekstrem, sehingga hanya kendaraan 4×4 dengan perlengkapan keselamatan yang kami rekomendasikan melintas,” ujarnya.

Pada ruas jalan Kota Bireuen–Batas Bireuen/Bener Meriah, Nasir menyebutkan Jembatan Teupin Mane telah selesai dipasang jembatan bailey dan kini sudah fungsional. Uji coba pembukaan lalu lintas juga telah dilakukan untuk memastikan kelayakan jembatan.

Tahapan berikutnya akan difokuskan pada penanganan badan jalan yang mengalami amblas dan terputus di sekitar lokasi. Namun, untuk ruas Batas Bireuen/Bener Meriah–Batas Bener Meriah/Aceh Tengah, akses masih terputus total hingga saat ini.

Di sisi lain, laporan Pos Komando Tanggap Bencana Aceh pada Minggu tengah malam menyebutkan jalur menuju Wilayah Tengah Aceh melalui Beutong Ateuh, Kabupaten Nagan Raya, sudah dapat dilalui kendaraan roda dua dan roda empat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras mempercepat rehabilitasi jalan sementara, sehingga akses menuju Wilayah Tengah kembali terbuka,” kata Nasir. []

Berita Populer

Berita Terkait