BANDA ACEH – Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, memimpin upacara peringatan Hari Pahlawan 2025 di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, Senin (10/10/2025). Upacara yang diikuti unsur Forkopimda, TNI/Polri, ASN, pelajar, dan organisasi masyarakat itu mengusung tema “Pahlawanku Teladanku-Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan.”
Dalam kesempatan itu, Fadhlullah membacakan amanat Menteri Sosial, Saifullah Yusuf. Mensos menekankan pentingnya menggali kembali teladan perjuangan para pahlawan yang, menurutnya, bukan sekadar nama terukir di batu nisan, tetapi “cahaya yang menerangi jalan bangsa hingga hari ini.”
Amanat tersebut mengingatkan bahwa kemerdekaan diraih melalui perjuangan panjang yang dilandasi kesabaran, keberanian, dan keikhlasan. Tiga teladan utama ditekankan: kesabaran menghadapi perbedaan, keberanian menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan diri, serta pandangan jauh ke depan demi generasi mendatang.
“Setelah merdeka, para pahlawan tidak berebut jabatan, melainkan kembali mengabdi untuk rakyat. Di sanalah kehormatan sejati—pada manfaat yang ditinggalkan, bukan pada kedudukan,” demikian bunyi amanat itu.
Mensos juga menggarisbawahi perubahan bentuk perjuangan masa kini. Jika dulu berjuang dengan senjata, kini perjuangan dilakukan melalui ilmu, empati, dan pengabdian—namun dengan semangat yang sama: membela yang lemah dan memperjuangkan keadilan.
Amanat ditutup dengan seruan agar “api perjuangan tidak padam” melalui kerja keras, pikiran jernih, dan pelayanan yang tulus. []


