BANDA ACEH – Pameran Kriya Unggulan Dekranasda se-Aceh yang digelar bersamaan dengan Rapat Koordinasi Dekranasda kabupaten/kota se-Aceh mencatatkan nilai transaksi lebih dari Rp150 juta hanya dalam dua hari pelaksanaan. Kegiatan yang diikuti 95 stan dari seluruh daerah di Aceh itu resmi ditutup oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M Nasir.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Aceh T Adi Darma, yang juga menjabat sebagai Ketua Harian Dekranasda Aceh, menyebut capaian itu menjadi bukti nyata bahwa produk kriya dan wastra Aceh memiliki daya saing tinggi di pasar lokal.
“Alhamdulillah, Rakor dan Pameran Kriya Unggulan Dekranasda se-Aceh telah berlangsung sukses. Kami sangat mengapresiasi partisipasi seluruh Dekranasda kabupaten/kota serta para perajin dan pelaku UMKM yang telah berkontribusi,” ujar Darma.
Menurutnya, nilai transaksi yang tercapai dalam waktu singkat memperlihatkan potensi besar industri kreatif Aceh. Dia memastikan Disperindag bersama Dekranasda akan menggelar lebih banyak pameran serupa guna memperluas pasar dan peluang bagi pelaku UMKM.
“Sesuai tekad Ibu Marlina Muzakir sebagai Ketua Dekranasda, kami akan menggandeng berbagai pihak untuk membuat lebih banyak event seperti ini. Semakin sering kegiatan seperti ini digelar, semakin banyak UMKM yang tumbuh dan perekonomian Aceh ikut bergerak,” kata Darma.
Dia menegaskan, pihaknya berkomitmen mewujudkan visi agar UMKM Aceh naik kelas dan mampu bersaing di tingkat nasional bahkan global.
Sementara itu, Ketua Dekranasda Aceh Marlina Muzakir atau akrab disapa Kak Na, memberikan apresiasi kepada T Adi Darma atas keberhasilan pelaksanaan Rakor dan pameran tersebut.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada Ketua Harian Dekranasda Aceh, Bang Darma, atas kerja kerasnya hingga kegiatan ini berjalan sukses. Pameran ini bentuk nyata dukungan kita terhadap UMKM agar produk mereka bisa dikenal lebih luas,” ujar Kak Na. []
Dekranasda Aceh Catat Transaksi Rp150 Juta dari Pameran Kriya, Disperindag Dorong UMKM Naik Kelas


