BANDA ACEH – Puluhan pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) binaan Dekranasda kabupaten dan kota di seluruh Aceh ikut memeriahkan Pameran Kriya Unggulan Dekranasda Aceh 2025.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Aceh, T Adi Darma, yang juga Ketua Harian Dekranasda Aceh, mengatakan pameran tersebut menampilkan 31 stan kriya dan wastra, serta 33 stan kuliner hasil karya perajin lokal.
“Alhamdulillah, antusiasme peserta luar biasa. Para perajin dari berbagai daerah di Aceh menampilkan karya terbaik mereka,” ujar Adi Darma, usai mendampingi Ketua Dekranasda Aceh meninjau stan pameran.
Menurutnya, kehadiran Ketua Dekranasda Aceh bersama Wakil Ketua dan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Aceh memberi dorongan semangat bagi para perajin untuk terus berinovasi.
“Dukungan Ibu Ketua sangat luar biasa. Beliau menegaskan komitmennya untuk membawa kriya dan wastra karya perajin Aceh naik kelas,” kata Darma.
Sementara itu, Ketua Dekranasda Aceh Marlina Muzakir, mengapresiasi keragaman dan keunikan kriya Aceh yang dinilai memiliki potensi besar untuk menembus pasar nasional maupun internasional.
“Kreasi perajin Aceh sangat luar biasa. Tak ada alasan lagi, kini saatnya kriya dan wastra Aceh naik kelas. Dekranasda Aceh berkomitmen memfasilitasi dan mempromosikan karya perajin secara lebih luas,” ujar perempuan yang akrab disapa Kak Na itu.
Pameran Kriya Unggulan ini menjadi bagian dari Rapat Koordinasi Dekranasda se-Aceh 2025, yang digelar untuk memperkuat sinergi antar-daerah dalam mengembangkan industri kriya dan wastra di Tanah Rencong. []
Puluhan IKM Kriya dan Wastra Meriahkan Pameran Dekranasda Aceh


