Kamis, Februari 12, 2026

Prabowo Bertemu Emir Qatar, Sampaikan Simpati atas Serangan di Doha

DOHA – Presiden Prabowo Subianto mengawali lawatan perdananya ke Timur Tengah dengan bertemu Emir Qatar, Syekh Tamim bin Hamad Al-Thani, di Istana Lusail, Doha, Jumat, 12 September 2025. Kunjungan kenegaraan ini berlangsung hanya tiga hari setelah serangan bersenjata mengguncang pusat ibu kota Qatar dan menewaskan sedikitnya belasan warga sipil.

Pertemuan digelar dalam suasana duka. Emir Tamim menyambut Prabowo di serambi luar istana—gestur yang jarang diberikan kepada tamu negara dan menandakan keakraban hubungan diplomatik kedua negara. Namun di balik sambutan hangat itu, percakapan dua pemimpin banyak dibayangi kekhawatiran atas situasi keamanan yang memburuk di kawasan.

Presiden Prabowo menyampaikan simpati mendalam atas tragedi yang menimpa Qatar. Dalam keterangan resmi Biro Pers Sekretariat Presiden, Prabowo menegaskan posisi Indonesia yang mendukung kedaulatan dan stabilitas negara sahabat.

“Indonesia berdiri bersama Qatar. Kami mendukung kedaulatan dan stabilitas negara sahabat,” ujar Prabowo dalam pertemuan tertutup itu.

Prabowo juga menyinggung pentingnya solidaritas global dalam menghadapi ancaman keamanan di kawasan Timur Tengah. Dia mengingatkan bahwa serangan terhadap warga sipil tak boleh dianggap hal lumrah dalam dinamika geopolitik dunia.

“Dunia tidak boleh diam terhadap segala bentuk agresi, apalagi yang menyasar rakyat sipil. Kita memerlukan suara kolektif internasional yang lebih kuat,” katanya.

Diskusi antara Prabowo dan Emir Tamim menyoroti isu kemanusiaan serta perlunya memperkuat peran diplomasi global. Prabowo menyerukan agar negara-negara sahabat lebih aktif menekan eskalasi konflik yang belakangan meningkat di Timur Tengah.

Menurut dia, diplomasi berbasis keadilan dan perdamaian harus kembali menjadi fondasi dalam menyikapi krisis kawasan.

Emir Tamim menyambut baik pandangan Prabowo. Dia menyampaikan apresiasi atas dukungan moral dan politik yang disampaikan Indonesia.

“Kami menghargai suara Indonesia dan siap memperkuat kerja sama di bidang diplomasi global,” ujar Emir Tamim. []

Berita Populer

Berita Terkait