Kamis, Februari 12, 2026

Stadion Utama PORA Dibangun di Aceh Jaya, Nilai Proyek Rp74 Miliar

CALANG – Pemerintah Aceh resmi memulai pembangunan Stadion Aceh Jaya Salem yang akan menjadi venue utama Pekan Olahraga Aceh (PORA) XV tahun 2026. Peletakan batu pertama dilakukan oleh Sekretaris Daerah Aceh, M Nasir, mewakili Gubernur Aceh Muzakir Manaf, di Calang, Aceh Jaya, Rabu, 10 September 2025.

Proyek ini diperkirakan menelan anggaran sebesar Rp74 miliar, dengan alokasi awal Rp44 miliar melalui dana hibah Pemerintah Aceh pada tahun anggaran 2025.

“Stadion ini bukan hanya untuk PORA, tapi juga investasi jangka panjang. Setelah PORA, fasilitas ini harus terus memberi manfaat bagi pembinaan atlet dan masyarakat,” kata Nasir dalam sambutannya.

Nasir juga menekankan pentingnya pencapaian empat target utama dalam penyelenggaraan PORA XV: sukses pembangunan, sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, dan sukses administrasi.

Dia mengingatkan agar pembangunan seluruh venue direncanakan secara matang dan selesai tepat waktu. “Venue yang tidak selesai akan menggagalkan pertandingan. Itu artinya penyelenggaraan tidak sukses,” ujarnya.

Dalam aspek prestasi, Nasir mencontohkan capaian kontingen Aceh pada PON Aceh–Sumut 2024 yang berhasil menembus peringkat keenam nasional—loncatan signifikan dari posisi ke-12 di PON Papua 2021.

“Itu hasil dari persiapan panjang. Saya harap Aceh Jaya bisa melahirkan atlet yang bersaing di PON dan event internasional pasca-PORA nanti,” ujarnya.

Sementara untuk aspek administrasi, dia menekankan pentingnya tata kelola yang bersih. “Kalau sukses secara fisik dan prestasi, tapi bermasalah hukum, semuanya akan sia-sia,” kata Nasir.

Turut hadir dalam seremoni tersebut Bupati Aceh Jaya Safwandi, Wakil Bupati Muslem D, Ketua MPU Aceh Jaya Tgk. Hammadi, Ketua KONI Aceh Jaya Muslim HS, serta sejumlah kepala SKPA. []

Berita Populer

Berita Terkait