Rabu, Februari 11, 2026

Ketua DPRA Setujui Tuntutan Massa Pengunjuk Rasa

BANDA ACEH – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Zulfadli, menyatakan persetujuan dan kesiapannya untuk memperjuangkan tuntutan yang disampaikan oleh massa pengunjuk rasa dalam aksi damai yang berlangsung di halaman Gedung DPRA, Senin, 1 September 2025.

Dalam pertemuan dengan para demonstran dari Aliansi Rakyat Aceh, Zulfadli menandatangani dokumen berisi tuntutan yang disampaikan sebagai bentuk dukungan terhadap aspirasi yang diusung oleh para mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Aceh.

“Semua tuntutan sudah kami tandatangani dan akan kami perjuangkan bersama,” kata Zulfadli seusai berdialog dengan massa.

Baca juga:  Kader Internal Menguat Jelang Musda Demokrat Aceh, DPC Pidie Bicara Kapasitas dan Jejak DNA

Para pengunjuk rasa menggelar aksi damai di depan pintu gerbang utama Gedung DPRA, kemudian diizinkan masuk ke halaman gedung setelah berorasi di badan jalan.

Mereka menyuarakan beberapa tuntutan penting, di antaranya reformasi menyeluruh terhadap DPR dan Polri, penolakan pembangunan lima batalion TNI di wilayah Aceh, serta pengusutan tuntas pelanggaran hak asasi manusia yang belum terselesaikan.

Selain itu, demonstran juga meminta penyelesaian masalah tambang bermasalah, transparansi pengelolaan dana otonomi khusus, dan pembebasan pengunjuk rasa yang ditahan di berbagai daerah di Indonesia.

Baca juga:  Kader Internal Menguat Jelang Musda Demokrat Aceh, DPC Pidie Bicara Kapasitas dan Jejak DNA

Wakil Ketua DPRA, Ali Basrah, dan sejumlah anggota DPRA bersama Kapolda Aceh Brigjen Pol Marzuki Ali Basyah turut hadir dalam pertemuan tersebut.

Aksi berlangsung dengan tertib, didukung pengamanan ketat oleh aparat kepolisian yang menyiagakan personel bersenjata lengkap serta kendaraan taktis termasuk water cannon dan mobil pengurai massa. []

Berita Populer

Berita Terkait