Rabu, Februari 11, 2026

Kapolda Aceh: Demo Boleh, Anarki Jangan!

BANDA ACEH — Kapolda Aceh, Brigjen Marzuki Ali Basyah, turun langsung menemui massa aksi unjuk rasa di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh, Senin, 1 September 2025. Dia hadir untuk memastikan jalannya demonstrasi berlangsung tertib dan tidak menimbulkan gangguan terhadap ketertiban umum.

Di tengah kerumunan, Marzuki menyapa para demonstran dengan tenang. Dia mengingatkan pentingnya menjaga aksi dalam koridor hukum, tanpa tindakan anarkis atau perusakan fasilitas publik.

“Silakan sampaikan aspirasi, itu hak setiap warga negara. Tapi jangan sampai anarkis atau merugikan orang lain, apalagi merusak fasilitas umum,” ujar lulusan Akabri 1991 itu. “Mari kita jaga Aceh agar tetap damai dan sejuk.”

Marzuki juga menekankan bahwa pemerintah daerah dan aparat keamanan terbuka terhadap penyampaian pendapat publik, selama dilakukan dengan cara yang santun dan bermartabat.

Kehadiran Kapolda di tengah massa disambut positif. Sejumlah peserta aksi mengapresiasi langkah tersebut karena dianggap mampu meredam ketegangan. Aksi sempat diwarnai sedikit gesekan, namun situasi cepat dikendalikan.

Kapolda mengingatkan bahwa kearifan lokal Aceh harus menjadi pedoman utama dalam menyampaikan aspirasi. Dia menyoroti budaya masyarakat Aceh yang menjunjung tinggi adab dan musyawarah.

“Budaya kita di Aceh adalah budaya yang santun, beradab, dan mengutamakan musyawarah. Mari kita tunjukkan itu dalam aksi ini,” katanya.

Marzuki memastikan aparat tetap siaga, namun mengedepankan pendekatan persuasif agar situasi tetap kondusif. []

Berita Populer

Berita Terkait