Kamis, Februari 12, 2026

Minum Kopi di Waktu Ini Ternyata Sangat Baik untuk Kesehatan Jantung

JAKARTA – Kopi telah menjadi bagian tak terpisahkan dari rutinitas banyak orang di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Selain aroma dan cita rasanya yang khas, kopi juga diyakini memberikan berbagai manfaat bagi tubuh jika dikonsumsi secara rutin.

Dikutip dari CNN, sebuah studi baru-baru ini mengungkapkan bahwa kopi dapat memperkuat fungsi jantung dan mengurangi risiko kematian akibat penyakit jantung. Namun, ada waktu-waktu tertentu atau “golden time” di mana kopi memberikan manfaat kesehatan yang optimal. Lalu, kapan waktu terbaik untuk minum kopi?

Penelitian yang dipimpin oleh Profesor Lu Qi dari Universitas Tulane, Amerika Serikat, menunjukkan bahwa rutin mengonsumsi kopi di pagi hari dapat menurunkan risiko kematian dini akibat penyakit jantung.

“Penelitian sejauh ini menunjukkan bahwa minum kopi tidak meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, malah tampaknya mengurangi risiko beberapa penyakit kronis seperti diabetes tipe 2. Mengingat pengaruh kafein pada tubuh, kami ingin mengetahui apakah waktu konsumsi kopi berpengaruh terhadap kesehatan jantung,” kata Lu Qi.

Studi ini melibatkan 40.725 orang dewasa yang mengikuti Survei Kesehatan dan Nutrisi Nasional Amerika Serikat (NHANES) antara 1999 dan 2018. Sekitar 36 persen peserta adalah peminum kopi pagi (minum kopi sebelum tengah hari), 16 persen mengonsumsi kopi sepanjang hari (pagi, siang, dan malam), dan 48 persen tidak mengonsumsi kopi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa peminum kopi di pagi hari memiliki kemungkinan 16 persen lebih rendah untuk mengalami kematian dini akibat masalah kesehatan apa pun, serta 31 persen lebih rendah meninggal karena penyakit jantung.

“Ini adalah studi pertama yang meneliti pola waktu konsumsi kopi dan dampaknya terhadap kesehatan. Temuan kami menunjukkan bahwa bukan hanya apakah Anda minum kopi atau seberapa banyak Anda minum, tetapi juga waktu konsumsi kopi yang penting,” jelas Lu Qi.

“Kami biasanya tidak memberikan saran terkait waktu dalam panduan diet kami, namun mungkin ini perlu dipertimbangkan di masa mendatang,” lanjutnya.

Penelitian tersebut juga mengungkapkan bahwa mengonsumsi kopi di sore atau malam hari dapat mengganggu ritme sirkadian tubuh dan mengubah kadar hormon seperti melatonin. Hal ini dapat mempengaruhi faktor risiko kardiovaskular, seperti peradangan dan tekanan darah.

“Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memvalidasi temuan ini pada populasi lain, dan uji klinis juga dibutuhkan untuk menguji dampak perubahan waktu konsumsi kopi,” tambah Lu Qi.

Selain itu, menjaga batas konsumsi kafein harian juga sangat penting. Berdasarkan informasi dari Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes), minum kopi setiap hari diperbolehkan selama tidak melebihi batas aman harian. Asupan kopi yang dianjurkan untuk orang dewasa sehat adalah 400 miligram (mg) per hari, setara dengan 2-4 cangkir kopi.

Namun, perlu diingat bahwa toleransi terhadap kafein bisa berbeda pada setiap orang. Sebaiknya kurangi konsumsi kopi jika mulai merasakan efek negatif pada tubuh. []

Berita Populer

Berita Terkait