Jumat, Februari 20, 2026

Langkah Efektif Turunkan Berat Badan dan Cegah Diabetes

JAKARTA – Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Prof Imam Subekti, menekankan pentingnya memahami penyebab kegemukan sebagai langkah awal dalam mencegah diabetes.

Prof Imam menjelaskan menjaga berat badan ideal tidak hanya dapat mencegah diabetes, tetapi juga mengurangi risiko penyakit serius lainnya, seperti hipertensi, kolesterol tinggi, dan serangan jantung.

“Menurunkan berat badan adalah langkah efektif untuk mengurangi risiko berbagai penyakit kronis, termasuk diabetes,” ujar Imam, Kamis (23/1/2025), dikutip dari Antara.

Menurutnya, ada beberapa langkah utama yang perlu dilakukan untuk mengatasi kegemukan dan mencegah diabetes. Pertama, mengatur pola makan dengan menghitung kebutuhan kalori harian sebagai langkah awal. Untuk menurunkan berat badan, asupan kalori harus dikurangi sekitar 500-1.000 kalori per hari. Pola makan yang seimbang dengan asupan kalori terkontrol menjadi kunci keberhasilan terapi diet.

Selanjutnya, melakukan aktivitas fisik rutin. Olahraga rutin minimal tiga kali seminggu selama 30 menit sangat dianjurkan. Aktivitas fisik dapat ditingkatkan menjadi lima kali dalam seminggu dengan durasi 45 menit per sesi. Latihan aerobik seperti jalan kaki, jogging, bersepeda, berenang, atau senam menjadi pilihan ideal.

Baca juga:  DPRK Desak Penertiban Anjing Liar yang Resahkan Warga Banda Aceh

Prof Imam juga menegaskan pentingnya komitmen terhadap gaya hidup sehat. Obesitas bukanlah kondisi yang terjadi secara instan, melainkan proses bertahap yang berlangsung dalam jangka panjang. Oleh karena itu, dibutuhkan komitmen penuh untuk menjalani perubahan gaya hidup yang lebih sehat secara konsisten.

“Jika perubahan pola makan dan aktivitas fisik tidak memberikan hasil yang diharapkan, penggunaan obat penurun berat badan bisa menjadi opsi. Namun, penggunaan obat ini harus dilakukan di bawah pengawasan medis,” ujarnya.

Untuk kasus obesitas yang sulit ditangani, tindakan bedah bariatrik atau operasi pemotongan lambung dapat menjadi solusi terakhir. Langkah ini bertujuan mengurangi ukuran lambung, sehingga pasien lebih mudah mengontrol asupan makanan.

Baca juga:  Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari

Prof Imam menjelaskan obesitas sering kali menjadi awal dari perjalanan menuju diabetes. Pada tahap awal, resistensi insulin menyebabkan gula darah meningkat, meski belum menunjukkan gejala. Tahap ini dikenal sebagai prediabetes, di mana kadar gula darah berada di atas normal tetapi belum memenuhi kriteria diabetes.

Jika kondisi ini terus berlanjut, seseorang dapat memasuki tahap diabetes dengan kadar gula darah yang mencapai angka diagnosis. Gejala khas diabetes, seperti sering buang air kecil, sering haus, nafsu makan meningkat, namun berat badan justru turun, biasanya mulai terlihat pada tahap ini.

“Memahami proses ini dan melakukan tindakan preventif sejak dini adalah kunci untuk mencegah diabetes serta komplikasi serius yang menyertainya,” tutup Prof Imam. []

Berita Populer

Berita Terkait