Kamis, Februari 12, 2026

Pertamina Catat Konsumsi BBM Naik 5,7 Persen di Aceh

BANDA ACEH – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) mencatat adanya peningkatan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) sebesar 5,7 persen di Aceh selama momen libur Natal 2024 dan Tahun Baru (Nataru) 2025.

“Peningkatan BBM Gasoline tertinggi terjadi di Provinsi Sumatera Utara sebesar 7,9 persen, disusul Sumatera Barat naik 7,3 persen, dan Aceh sebesar 5,7 persen,” ujar Area Manager Communication, Relation, & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Susanto August Satria, Senin (20/1/2025).

Satria menjelaskan selama periode Satgas Nataru, penyaluran energi di wilayah Sumbagut, yang mencakup Provinsi Sumatera Utara, Aceh, Riau, Kepulauan Riau dan Sumatera Barat, mengalami peningkatan. Konsumsi BBM Gasoline (Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo) naik 5,3 persen dari rata-rata harian normal 13.038 kiloliter (KL) menjadi 13.734 KL per hari.

Sebaliknya, konsumsi BBM Gasoil (Solar, Dexlite, Pertamina Dex) mengalami penurunan sebesar 5,5 persen dari rata-rata harian normal 9.383 KL menjadi 8.869 KL per hari. “Penurunan konsumsi Gasoil terjadi karena adanya pembatasan operasional kendaraan angkutan barang atau truk,” ujarnya.

Selain BBM, kebutuhan LPG rumah tangga selama Satgas Nataru juga meningkat sebesar 6,5 persen dibanding rata-rata harian normal, dari 3.514 metrik ton (MT) menjadi 3.742 MT per hari. Konsumsi Avtur pun tercatat naik sekitar 17 persen, dari 775 KL menjadi 910 KL per hari di wilayah Sumbagut.

“Konsumsi LPG rumah tangga tertinggi terjadi di Provinsi Riau sebesar 9,4 persen, diikuti Sumatera Barat naik 6,1 persen, dan Sumatera Utara naik 5,3 persen,” jelas Satria.

Untuk mendukung kelancaran distribusi energi selama libur Nataru, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menyediakan layanan tambahan, seperti SPBU Siaga, Agen LPG Siaga, motorist, mobil tangki stand by (SPBU Kantong), Modular Pertashop, fasilitas kesehatan, serta sarana istirahat di rest area dan lokasi wisata.

Tersedia pula tujuh Modular Pertashop di sejumlah rest area tol, seperti Km 118 A Indrapura, Km 36 A Bangkinang, Km 82 A Pekanbaru, dan Km 41 A Binjai. Rata-rata konsumsi BBM di jalur A mencapai 1.704 liter per hari, sementara di jalur B, meliputi Km 119 B Indrapura, Km 82 B Pekanbaru, dan Km 41 B Binjai mencapai 1.577 liter per hari.

“Konsumsi BBM tertinggi di jalur A terjadi pada H-2 Natal, sedangkan di jalur B pada H+3 Tahun Baru. Konsumsi Modular tertinggi tercatat di Rest Area Tol Km 82 B Pekanbaru sebesar 689 liter per hari,” ujarnya.

Satria menambahkan, upaya antisipasi juga dilakukan di daerah terpencil seperti Mentawai dan Anambas. Selama masa Satgas Nataru, stok dan penyaluran energi di SPBU dalam kondisi aman.

“Kami terus berkomitmen menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat,” tegas Satria.

Dia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung kelancaran Satgas Nataru, termasuk pemerintah daerah, TNI, Polri, perbankan, Hiswana Migas, dan media massa.

“Kami ucapkan terima kasih atas sinergi yang baik sehingga layanan energi tetap optimal, terutama di momen penting seperti Natal dan Tahun Baru,” pungkasnya. []

Berita Populer

Berita Terkait