TAPAKTUAN — Polres Aceh Selatan Polda Aceh terus mendorong generasi muda agar memiliki pemahaman yang baik terhadap berbagai tantangan di era digital. Hal tersebut disampaikan Kapolres Aceh Selatan AKBP T. Ricki Fadlianshah saat memberikan kuliah umum kepada mahasiswa baru Politeknik Aceh Selatan (Poltas) di Aula Polres Aceh Selatan, Rabu, 7 Oktober 2026.
Dalam kegiatan yang berlangsung interaktif tersebut, Kapolres membekali mahasiswa dengan pemahaman mengenai berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda di era digital, mulai dari bahaya penyalahgunaan narkotika, kejahatan siber, penipuan digital, penyebaran hoaks hingga perundungan atau bullying.
Kapolres juga mengajak mahasiswa untuk lebih peduli terhadap lingkungan pergaulan serta mampu mengambil keputusan secara tepat dan bertanggung jawab dalam menghadapi berbagai persoalan dalam kehidupan sehari-hari.
AKBP T. Ricki Fadlianshah menekankan pentingnya bersikap bijak dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial. Menurutnya, perkembangan teknologi harus dimanfaatkan untuk hal-hal positif, khususnya untuk mendukung proses belajar, berkarya, membangun jaringan yang baik, serta mengembangkan potensi diri.
Mahasiswa juga diingatkan agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang beredar di media sosial. Setiap informasi perlu disaring dan diverifikasi terlebih dahulu sebelum dipercaya maupun dibagikan kepada orang lain.
Ia berpesan agar mahasiswa mampu menjadi generasi muda yang cerdas dalam menggunakan teknologi dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.
“Setiap informasi harus disaring dan diverifikasi terlebih dahulu sebelum dipercaya maupun dibagikan kepada orang lain. Jadilah pengguna media sosial yang bijak, santun dan bertanggung jawab, serta manfaatkan teknologi untuk belajar, berkarya dan membangun masa depan,” pesan Kapolres.
Kapolres Aceh Selatan berharap mahasiswa baru Poltas dapat menjadi generasi muda yang berkarakter, cerdas, taat hukum, serta mampu memanfaatkan teknologi secara positif.
“Mari semua adik-adik mahasiswa untuk menjaga keamanan dan ketertiban, menjauhi narkotika, tidak mudah terprovokasi informasi yang belum terverifikasi serta membangun lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, saling menghargai dan bebas dari tindakan bullying,” ajaknya.
Usai penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Sejumlah mahasiswa baru berkesempatan menyampaikan pertanyaan secara langsung kepada Kapolres terkait berbagai persoalan yang mereka hadapi. Kapolres kemudian merespons dengan memberikan penjelasan dan pemahaman secara langsung.
Sementara itu, Direktur Politeknik Aceh Selatan Ir. Nuzuli Fitriadi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kapolres Aceh Selatan beserta jajaran yang telah memberikan pembekalan kepada mahasiswa baru.
“Kegiatan tersebut sangat bermanfaat karena memberikan wawasan kepada mahasiswa mengenai berbagai persoalan hukum dan sosial yang perlu dipahami sejak dini, khususnya dalam menghadapi perkembangan teknologi dan lingkungan pergaulan,” ungkapnya.[]


