Meuseuraya Festival 2026 Jadi Ruang UMKM Aceh Temui Pasar Baru

BANDA ACEH – Bank Indonesia (BI) Provinsi Aceh kembali menghadirkan Meuseuraya Festival 2026 sebagai wadah untuk memperkuat UMKM sekaligus memperkenalkan kekayaan wastra dan budaya Aceh. Festival tersebut akan berlangsung pada 22–25 Oktober 2026.

Mengusung tema “BI Aceh Hadirkan Meukarya Wastra Indatu, Angkat Warisan Budaya Aceh”, kegiatan ini tidak hanya menampilkan produk lokal, tetapi juga menghadirkan berbagai agenda yang mempertemukan pelaku usaha dengan masyarakat dan calon pembeli.

Sejumlah kegiatan telah disiapkan, mulai dari pameran, workshop dan seminar, expo serta bazar UMKM, hingga berbagai kompetisi. Festival juga akan diramaikan dengan pagelaran wastra, community activation, serta pertunjukan seni dan budaya Aceh.

Kepala Perwakilan BI Provinsi Aceh, Agus Chusaini, mengatakan Meuseuraya Festival diharapkan dapat menjadi momentum bagi pelaku UMKM untuk memperluas jangkauan pemasaran sekaligus mendapatkan calon pembeli baru.

Baca juga:  Densus 88 Kembali Bergerak, 11 Terduga Teroris Ditangkap di 6 Provinsi

“Harapannya kegiatan ini bisa menjadi tempat bagi UMKM untuk mempromosikan produknya dan mendapat buyer baru,” ujar Agus dalam kegiatan Bincang Bareng Media (BBM) di Banda Aceh, Senin (5/10/2026).

Menurut Agus, festival tersebut tidak hanya diarahkan sebagai ajang memperkenalkan produk. Berbagai rangkaian kegiatan juga diharapkan membuka peluang kerja sama dan memperluas jejaring bisnis pelaku UMKM Aceh.

Konsep festival tahun ini turut menempatkan wastra indatu sebagai salah satu fokus utama. Kekayaan tekstil tradisional Aceh, termasuk bordir, tenun dan songket, diangkat sebagai bagian dari upaya menjaga warisan budaya sekaligus mengembangkan nilai ekonominya.

Baca juga:  BPBD Aceh Besar Gelar Sosialisasi dan Persiapan Pengisian Indeks Ketahanan Tahun 2026

Melalui perpaduan antara UMKM, ekonomi kreatif, wastra dan seni budaya, Meuseuraya Festival 2026 diharapkan mampu mendorong produk lokal Aceh semakin dikenal dan memiliki akses lebih luas ke pasar.

Selain kegiatan promosi, festival ini juga diarahkan untuk mempertemukan pelaku usaha dengan berbagai pihak melalui jejaring dan business matching. BI Aceh menargetkan kegiatan tersebut dapat menarik sekitar 20 ribu pengunjung serta melibatkan sekitar 140 UMKM.

Dengan semangat kolaborasi, Meuseuraya Festival 2026 diharapkan menjadi ruang bersama bagi pelaku UMKM, pemerintah, perbankan, dunia usaha, komunitas dan masyarakat untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif Aceh.[]

Berita Populer

Berita Terkait