Pemkab Aceh Besar dan Tim Satgas PRR Bahas Percepatan Pemulihan Pascabanjir Aceh

KOTA JANTHO – Bupati Aceh Besar H Muharram Idris yang diwakili Asisten II Setdakab Aceh Besar HM Ali SSos MSi menerima kunjungan Tim Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Aceh yang dipimpin Dr Drs Imran MSi di ruang rapat Kantor Bupati Aceh Besar, Senin (7/9/2026).

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Kalaksa BPBD Aceh Besar Ridwan Jamil SSos MSi, Kadis PUPR Aceh Besar Ir Syahrial Amanullah, Kepala BPKD Aceh Besar Arifin SHI MSi, Kadis Syariat Islam Aceh Besar Rusdi SSos MSi, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Asisten II Setdakab Aceh Besar HM Ali mengatakan, meskipun dampaknya tidak terlalu parah, bencana hidrometeorologi yang melanda Aceh pada 26 November 2025 turut berdampak terhadap sejumlah sektor pembangunan di Aceh Besar.

Baca juga:  322 Peserta Didik Polri Turun ke 6 Polda, Evaluasi Strategi Pencegahan Karhutla

Dampak tersebut antara lain berupa genangan pada lahan pertanian, kerusakan rumah ibadah, serta sejumlah fasilitas publik lainnya.

“Karena itu, Pemkab Aceh Besar sangat mengapresiasi hadirnya Tim Satgas PRR Aceh yang dipimpin Dr Drs Imran MSi ke Kabupaten Aceh Besar. Dalam pertemuan ini, Pemkab Aceh Besar dan Tim Satgas PRR Aceh berdiskusi dan membahas berbagai hal guna mempercepat pemulihan pascabanjir Aceh,” ujar M Ali.

Sementara itu, Dr Drs Imran MSi mengatakan, monitoring tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap bulan sesuai arahan Menteri Dalam Negeri, terutama untuk memantau perkembangan penanganan infrastruktur pascabencana.

“Tim kami sudah berkunjung ke semua kabupaten yang terdampak musibah banjir yang terjadi pada 26 November 2025 tersebut,” ungkap Imran yang juga mantan Pj Wali Kota Lhokseumawe itu.

Baca juga:  Upacara di MIN 25 Aceh Besar, Camat Kuta Baro Ajak Siswa Terapkan Akhlak Rasulullah

Imran berharap seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait dapat mengambil peran masing-masing serta melakukan pengawasan secara intensif. Berdasarkan rencana aksi penanganan pascabencana, sejumlah program pemulihan telah berjalan di berbagai sektor.

Melalui monitoring dan koordinasi lintas sektor tersebut, Pemkab Aceh Besar bersama Satgas PRR Aceh berupaya memastikan program rehabilitasi dan rekonstruksi tidak hanya berjalan dari sisi administrasi dan anggaran, tetapi juga menghasilkan pemulihan nyata bagi masyarakat terdampak.

Selain itu, Imran meminta Pemkab Aceh Besar segera menyiapkan pembentukan Posko Satgas PRR tingkat kabupaten. Posko tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi antarperangkat daerah, memantau tahapan kegiatan, serta mempercepat penyelesaian berbagai kendala di lapangan dengan tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku.[]

Berita Populer

Berita Terkait