BANDA ACEH – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Regional Aceh bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Aceh dan Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Aceh berkolaborasi menyelenggarakan kegiatan Literasi dan Inklusi Keuangan melalui Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN).
Kegiatan ini merupakan wujud komitmen bersama dalam menghadirkan edukasi keuangan yang mudah dipahami dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat guna meningkatkan literasi serta inklusi keuangan di Aceh.
Kegiatan tersebut dihadiri Regional CEO BSI Aceh Imsak Ramadhan, Kepala OJK Aceh Daddi Peryoga, Kepala Biro Perekonomian Pemerintah Aceh Zaini, S.Sos., M.M., serta Ketua FKIJK Aceh Fadhil Ilyas.
Peserta berasal dari berbagai kalangan, mulai dari aparatur sipil negara (ASN), pegawai BUMN, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga mahasiswa.
Regional CEO BSI Aceh, Imsak Ramadhan, mengatakan peningkatan literasi dan inklusi keuangan merupakan fondasi penting dalam membangun masyarakat yang mandiri dan sejahtera.
Sebagai bank syariah terbesar di Indonesia, BSI berkomitmen untuk terus memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan syariah yang aman, mudah, dan sesuai dengan prinsip syariah.
“Melalui kolaborasi bersama OJK, FKIJK, dan Pemerintah Aceh, kami berharap masyarakat tidak hanya memahami cara mengelola keuangan secara bijak, tetapi juga semakin mengenal berbagai produk dan layanan keuangan syariah yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan,” ujar Imsak.
Sementara itu, Kepala OJK Aceh, Daddi Peryoga, menegaskan bahwa Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) merupakan upaya bersama untuk membangun masyarakat yang lebih cerdas dalam mengelola keuangan, mampu mengambil keputusan finansial yang tepat, serta terhindar dari berbagai risiko keuangan maupun investasi ilegal.
Kepala Biro Perekonomian Pemerintah Aceh, Zaini, S.Sos., M.M., menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara pemerintah, regulator, dan industri jasa keuangan dalam meningkatkan kualitas literasi keuangan masyarakat.
Menurutnya, meningkatnya pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan formal, khususnya keuangan syariah, akan memberikan kontribusi positif terhadap penguatan ekonomi daerah.
Melalui sinergi antara pemerintah, regulator, dan industri jasa keuangan, kegiatan Literasi dan Inklusi Keuangan GENCARKAN diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak, mendorong pemanfaatan layanan keuangan formal, serta memperkuat ekosistem keuangan syariah di Aceh.
Upaya tersebut diharapkan menjadi salah satu pendorong terwujudnya pertumbuhan ekonomi Aceh yang inklusif, berkelanjutan, dan mampu memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.[]


