Menko Polkam Pastikan Stok Beras Sumut Aman hingga Delapan Bulan

MEDAN – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Djamari Chaniago menegaskan bahwa penguatan ketahanan pangan merupakan salah satu program strategis Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah tidak hanya menargetkan tercapainya swasembada, tetapi juga memiliki visi menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia.

“Ini adalah salah satu program strategis Bapak Presiden. Bapak Presiden menginginkan kita berdiri di atas kaki sendiri, dan kita sudah mencapai itu. Bahkan lebih dari itu, Presiden menginginkan Indonesia menjadi lumbung pangan dunia. Karenanya, kita bekerja keras memperluas lahan sawah,” ujar Djamari saat meninjau Gudang Bulog Pulo Brayan Darat I, Kota Medan, Sumatera Utara, Jumat (3/7/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Djamari memastikan terjaganya cadangan beras pemerintah, sistem distribusi, serta kesiapan Bulog dalam menjaga ketahanan pangan di Sumatera Utara (Sumut). Menurutnya, hasil peninjauan menunjukkan bahwa stok beras nasional, khususnya di wilayah Sumut, berada dalam kondisi yang sangat baik.

Baca juga:  Demi Pemakaman Ali Khamenei, Warga Iran Bertahan Antre Selama 10 Jam

“Hari ini saya sengaja melihat langsung cadangan beras. Hal yang sangat membanggakan sekaligus mengagumkan adalah cadangan beras kita sangat baik. Rencana pendistribusiannya sangat baik, begitu juga rencana pemasukannya. Ini menunjukkan sistem yang telah disiapkan berjalan dengan baik,” katanya.

Ia menegaskan, hasil peninjauan tersebut semakin meyakinkannya bahwa ketersediaan cadangan beras di Sumut sangat mencukupi. Bahkan, stok yang tersedia diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan hingga delapan bulan ke depan.

“Peninjauan ini meyakinkan saya bahwa cadangan beras sangat mencukupi. Masyarakat Sumatera Utara tidak perlu khawatir. Seluruh jajaran Bulog memahami betul fungsi dan tanggung jawab mereka. Cadangan di sini cukup hingga delapan bulan ke depan,” ujarnya.

Djamari juga mengingatkan seluruh jajaran Bulog bahwa tugas menjaga cadangan pangan merupakan amanah yang sangat vital bagi negara. Menurutnya, tidak ada bangsa yang dapat bertahan tanpa ketersediaan pangan yang memadai sehingga beras menjadi komoditas yang sangat strategis.

Baca juga:  Pertamina dan Pupuk Indonesia Jajaki Kolaborasi Strategis untuk Perkuat Ketahanan Energi dan Pangan

“Saya ingatkan kepada seluruh jajaran, kita memiliki tanggung jawab yang sangat vital. Tidak ada satu bangsa pun yang bisa hidup tanpa makanan. Karena itu, pangan sangat strategis dan sangat menentukan masa depan bangsa. Kita patut berbangga diberi amanah oleh negara untuk mengelola dan merawat beras yang menjadi tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Mengakhiri kunjungannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Bulog atas dedikasi mereka dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Ia berharap Bulog terus memastikan ketersediaan pangan di setiap daerah sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

“Terima kasih kepada seluruh jajaran Bulog. Harapan rakyat adalah tetap tersedianya pangan di setiap daerah. Selamat bertugas dan syukurilah amanah yang diberikan negara ini,” pungkasnya.[]

Berita Populer

Berita Terkait