JAKARTA – Cristiano Ronaldo kini sudah mengemas 970 gol sepanjang kariernya. Ini berarti, sang ‘GOAT’ atau Greatest of All Time semakin dekat dengan mimpinya mencetak 1.000 gol.
Gol ke-970 dari CR7 ini dicetak saat Al Nassr meraih kemenangan pada matchday ke-30 Saudi Pro League, Kamis (30/4/2026) dini hari WIB. The Global Club mengalahkan Al Ahli 2-0 di Al Awwal Stadium.
Gol ke gawang Al Ahli juga menjadi gol ke-99 Ronaldo di Liga Arab Saudi. Pemain berusia 41 tahun itu sudah mengumpulkan 126 gol bersama Al Nassr.
Menguak ‘Dapur’ Tubuh Sang Mega Bintang
Kebanyakan pemain sepakbola, bahkan di level elit sekalipun, performanya akan menurun seiring bertambahnya usia. Namun, Ronaldo seakan menjadi anomali.
Tentu, apa yang dipetik Ronaldo pada saat ini merupakan hasil dari kerja kerasnya sejak usia belasan tahun. Baik itu pola makan, latihan, dan bagaimana ia menjaga tubuhnya.
Dikutip dari Men’s Health, melalui data yang dikumpulkan oleh Whoop, pada Mei 2025 Ronaldo memiliki usia biologis hanya 28,9 tahun.
Detak jantung istirahatnya adalah 44 bpm, rata-rata berjalan 17.000 langkah per hari, dan tidur rata-rata 7 jam 15 menit setiap malam, serta menghabiskan 10 jam seminggu di zona 1-3, dengan tambahan satu jam latihan intensif di zona 4-5.
Selain di klub, Ronaldo juga rutin latihan secara mandiri di gym khusus yang ada di rumahnya. Ia sering melakukan latihan ekstensi kaki , penguatan otot paha belakang, dan latihan resistensi kabel untuk fokus memperkuat pinggul, otot abduktor, adduktor, dan otot bokongnya.
Metode Tidur Cristiano Ronaldo
Sebagai atlet elit papan atas, Ronaldo menjaga semuanya mulai dari ia bangun tidur hingga di atas kasur. Termasuk tentang durasi tidurnya, dirinya memiliki aturan ketat untuk itu, yakni minimal 7 jam sehari.
Dkutip dari Marca, ia biasanya tidur antara pukul sebelas malam dan dua belas malam dan bangun antara pukul delapan tiga puluh dan delapan empat puluh lima.
Ronaldo adalah contoh bagaimana tidur memengaruhi kondisi fisik dan mental. Bahkan, tidur adalah satu-satunya waktu di mana seseorang dapat pulih dari aktivitas fisik dan mental. Terlebih lagi, tidur sangat penting jika menginginkan performa olahraga yang efektif, terutama dalam olahraga kompetitif.
Pola Makan Ronaldo
Giorgio Barone, mantan koki pribadi Ronaldo ketika di Manchester United telah merinci makanan apa saja yang dikonsumsi sang mega bintang. Salah satunya adalah ‘menghindari’ susu.
“Tidak ada susu. Manusia adalah satu-satunya hewan yang minum susu dari hewan lain. Tidak ada hewan lain yang minum susu setelah tiga bulan,” kata Barone, dikutip dari The Sun.
Pola makan Ronaldo, lanjut Barone terbilang seimbang. Ia mengonsumsi sedikit, namun tetap dengan menu-menu sehat.
“Untuk sarapan, dia akan makan alpukat dengan kopi, telur, dan tanpa gula. Sama sekali tanpa gula,” kata Barone.
“Makan siangnya bisa berupa ayam, ikan, dan selalu sayuran. Jika dia membutuhkan karbohidrat, dia mendapatkannya dari sayuran, jadi tidak perlu makanan yang terbuat dari tepung. Tidak seperti pasta, roti, dan jenis makanan lainnya,” sambungnya.
Beda halnya dengan malam hari. Menurut Barone, Ronaldo lebih suka makan ringan seperti ikan atau daging dalam bentuk fillet, tapi tetap disertai sayuran.[]


